LampuHijau.co.id - Tokoh Betawi yang juga Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Munir Arsyad meminta partai-partai peserta Pilkada Jakarta 2024 cerdas dalam memilih calon gubernur (cagub) maupun calon wakil gubernur (cawagub) yang akan dikontestasikan di event tersebut.
Ia bahkan meminta agar partai-partai itu tidak mencalonkan figur yang tidak paham seluk beluk Jakarta yang telah ditetapkan sebagai Kota Global.
"Ini pilkada pertama setelah Jakarta tidak jadi berstatus ibu kota negara. Kita dari warga Betawi berharap calon yang diusung yang ngerti seluk beluk Jakarta. Jangan sampai kalau kata orang Betawi; ujug-ujug (tiba-tiba, red) datang mau jadi gubernur. Itu kan belum pas," kata Munir kepada media di gedung Dewan usai sidang paripurna DPRD DKI tentang HUT Jakarta ke 497, Sabtu (22/6/2024).
Ia menyebut, di kalangan tokoh Betawi banyak yang layak untuk diusung menjadi cagub ataupun cawagub seperti mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo, KH Lutfi Hakim, Zainuddin (Haji Oding), Nachrowi Ramli, dan dari kalangan mudanya antara lain ada Riano P. Ahmad.
Baca juga : KPU Jakarta Pusat Mulai Buka Pendaftaran PPK untuk Pilgub 2024
Meski demikian, kata politisi Gerindra tersebut, semua ini bermuara di partai. Karena partailah yang akan memutuskan dan menetapkan siapa yang akan diusung.
"Cuma kepada para ketua partai, kita minta cerdas dalam memilih. Apalagi karena Jakarta sudah ditetapkan sebagai Kota Global, maka yang diusung harus benar-benar yang paham tentang Jakarta, dan tahu kota ini mau dibawa kemana," katanya.
Munir menyebut beberapa kriteria yang layak memimpin Jakarta. Selain mengenal seluk beluk Jakarta, sosok yang diusung juga harus mumpuni. Dalam arti memiliki kapasitas, memiliki jiwa pemimpin (leadership), agamis, dan sosok yang memang diinginkan warga Jakarta.
"Jangan salah pilih, jangan salah menetapkan, apalagi ini Jakarta yang punya Monas dan Istana. Jangan sampai meleset," pesannya.
Baca juga : Hajatan HUT Jakarta ke-495, DKI Pilih Kepulauan Seribu Jadi Tempat Pencanangan
Ketika disinggung soal pernyataan para elite DPP Gerindra bahwa partainya akan mengusung Ridwan Kamil. Belakangan, bahkan mengatakan bahwa putra bungsu Presiden Jokowi, yakni Kaesang Pangarep, masuk daftar sebagai opsi yang akan diusung sebagai Cagub di Jakarta,
Munir mengatakan, partainya belum menentukan calon. "Masih proses, masih memilah. Dan saya yakin pimpinan Partai Gerindra sangat paham siapa yang akan diusung untuk Cagub maupun Cawagub DKI," katanya.
Namun Munir yakin, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto paham betul tentang Jakarta. Sehingga tak gegabah dalam memilih figur yang akan diusung.
"Saya berharap partai saya yang menjadi pemenang Pilpres 2024 akan memperhatikan tokoh lokal. Minimal untuk Wagub lah," katanya.
Baca juga : Tokoh Senior Demokrat: Pras dan Ariza Layak Pimpin DKI 2024-2029
Seperti diketahui, sejauh ini baru DPW PKB DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta yang telah menyatakan akan mengusung Anies Baswedan. Sementara Gerindra pernah menyatakan akan mengusung Ridwan Kamil, dan belakangan bahkan menyebutkan nama Kaesang sebagai opsi untuk diusung di Pilkada Jakarta 2024.
Dari nama-nama yang bermunculan dan digadang-gadang bakal menjadi peserta Pilkada 2024, termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan.mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Andhika Perkasa, tak ada yang berasal dari tokoh Betawi. Padahal seperti dikatakan Munir, saat ini ada slogan "Jakarta Punya Kita" sudah sangat populer seiring dipindahkannya ibu kota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur. (ULI)