LampuHijau.co.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) mengukur preferensi masyarakat Jawa Tengah (Jateng) terhadap tokoh-tokoh yang berpotensi maju di Pilkada Jateng.
Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng sendiri akan digelar bersamaan dengan Pilkada Serentak pada 27 November mendatang. Meski masih lama, sejumlah tokoh diprediksi bakal ikut dalam persaingan ketat Pilgub Jateng periode 2024-2029.
Berdasarkan hasil survei top of mind bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Tengah 2024 yang digelar lembaga survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), berikut tokoh tokoh yang masuk dalam bursa calon Gubernur Jawa Tengah, ada Hendrar Prihadi, Sudaryono, Taj Yasin Maimoen, Dico M. Ganinduto, Muhammad Yusuf Chudlori, dan Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Hal itu terlihat dari hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia yang digelar mulai tanggal 12-22 April 2024 lalu. Yang mana tingkat elektabilitas Hendrar Prihadi, mantan Wali Kota Semarang mencapai 21,2 persen, kemudian Sudaryono Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah 19,1 persen.
Baca juga : Lukmantias Kukuhkan Relawan Tim Pemenangan untuk Pilkada Subang
Mantan Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mencapai 16,6 persen, Irjenpol Ahmad Lutfie (Kapolda Jawa Tengah) 11,7 persen, Dico M. Ganinduto yang mantan Bupati Kendal 11,1 persen, Muhammad Yusuf Chudlori seorang politisi PKB 9,2 persen. Sedangkan yang tidak memilih mencapai 11,1 persen.
Dari 1.820 responden warga Jawa Tengah yang terpilih sebagai responden, hasil temuan survei LKPI baru sebanyak 49,3 persen yang mengetahui akan adanya Pilkada Jateng pada bulan November 2024. Selebihnya sebanyak 50,7 persen tidak tahu atau tidak mengerti akan adanya Pilkada Jateng.
Direktur Eksekutif LKPI Tobu Lubis mengungkapkan, survei ini dilakukan di 35 kabupaten/kota yang ada di Jateng, menggunakan sampel warga yang sudah berusia di atas 17 tahun sebanyak 1820 responden.
"Dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 28.289.413 orang. Survei memiliki Margin of error +/- 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan atau level of confidence sebesar 95 persen. Penarikan sample menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multi stage random sampling," ungkap Tobus Lubis, Senin (18/6/2024).
Baca juga : Jelang Pilkada, Penjabat Bupati Subang Berharap ASN Pertahankan Netralitas
Sedangkan pada pertanyaan tertutup kepada 1.829 responden terkait jika Pilgub Jateng tahun 2024 dilaksanakan hari ini, tingkat keterpilihan Hendrar Prihadi sebanyak 22,7 persen, Sudaryono 20,1 persen , Taj Yasin Maimoen sebanyak 11,3 persen.
Kemudian, Ahmad Luthfi 10,9 persen , Dico M. Ganinduto sebanyak 9,7 ,dan Muhammad Yusuf Chudlori sebanyak 8,8 persen. Dan yang tidak memilih sebanyak 16,5 persen.
Menanggapi hasil survei LKPI yang mengunggulkan Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono, pengamat politik yang juga dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Ludiro Madu mengatakan, majunya Sudaryono akan membawa angin segar bagi masyarakat Jateng. Pasalnya, Sudaryono merupakan sosok dan tokoh yang sudah dikenal oleh masyarakat Jateng.
"Masyarakat Jateng ingin pemimpin yang baru, maka Sudaryono menjadi pilihan masyarakat Jateng, karena ingin adanya angin segar atau perubahan bagi Jawa Tengah," kata Ludiro kepada wartawan, Sabtu (27/4/2024) lalu.
Baca juga : Cegah C3 dan Gangguan Kamtibmas, Plh Kapolsek Cijambe Sambangi Masyarakat
Ludiro menyebutkan, meskipun adanya jagoan PDIP, yakni mantan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, tetapi masyarakat Jateng akan lebih cenderung memilih Sudaryono sebagai cagub pilihan.
"Walaupun ada jagoan dari PDIP, yakni Hendrar Prihadi, tetapi masyarakat Jateng akan lebih cenderung memilih Sudaryono sebagai cagub pilihan," tandas Ludiro. (Asp)