LampuHijau.co.id - Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengatakan, menjelang akhir waktu bertugasnya, para pimpinan MPR memikirkan langkah yang dapat menjadi warisan untuk penerusnya di MPR mendatang.
"Saat ini kita menjelang akhir bertugas sebagai pimpinan MPR. Kita merasa perlu ada sesuatu yang kita tinggalkan untuk penerus di MPR," tuturnya saat memberikan pidato sekaligus membuka Media Gathering 'Media Sebagai Mitra Strategis Dalam Keterbukaan Informasi Publik' di Cihampelas, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/6/2024) malam.
Baca juga : Beri Rasa Aman, Kapolsek Pagaden Pimpin Pengamanan Perayaan Kenaikan Isa Almasih
Untuk mewujudkan langkah tersebut, jajaran pimpinan MPR dikatakan Fadel telah mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak, termasuk mantan presiden, wakil presiden, dan mantan pimpinan MPR, serta pimpinan partai dan tokoh-tokoh politik.
"Tujuannya adalah untuk mendapatkan masukan terkait rencana amandemen UUD 1945," ungkapnya.
Baca juga : Jelang Hari Raya Idul Fitri, Satresnarkoba Polres Subang Sita Ratusan Botol Miras
Namun demikian, Fadel juga menyampaikan bahwa upaya tersebut mengalami hambatan, terutama dalam konteks situasi pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi yang belum stabil.
"Beberapa kali kita pernah rapat dengan presiden, tetapi presiden Jokowi mengatakan keadaan tidak terlalu bagus. Kita mengalami Covid, keadaan ekonomi seperti begini jangan nanti timbul kegaduhan, maka akhirnya kami menahan diri," jelasnya.
Baca juga : Menolak Dinikahi Usai Disetubuhi, Janda Dicekik Pemuda hingga Tewas
Sementara terkait dengan tema acara media gathering Fadel mengatakan, media mempunyai peran yang sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Untuk itu, Fadel tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada insan media yang telah membantu MPR dalam mempublikasikan berita yang relevan dengan kebutuhan publik.
"Saya atas nama pimpinan MPR menyampaikan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian, yang selama ini ikut membantu MPR dalam mempublikasikan berita yang relevan itu," tandasnya. (Asp)