RDP dengan Komisi VI DPR, Grup MIND ID Berkomitmen untuk Perbaikan Tata Kelola

MIND ID saat RDP dengan Komisi VI DPR RI, Senin, 3 Juni 2024. (Foto: ist)
Senin, 3 Juni 2024, 20:29 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berkomitmen untuk semakin proaktif dalam memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance atau GCG).

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkecil potensi fraud, sehingga dapat memperbesar kemampuan perseroan dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi pada negara.

Selain itu, Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso menyampaikan, perusahaan sebagai strategic holding melakukan pengawasan secara proaktif, mulai dari laporan keuangan hingga langkah strategis yang dijalankan oleh setiap anggota holding.

Baca juga : Starlink Beroperasi, Komisi VI DPR Minta Pemerintah Adil karena Bisa Jadi Ancaman

"Kami sudah ada pedoman strategis mengenai implementasi GCG dan fraud manajemen. Kami berkolaborasi dengan seluruh direksi di masing-masing anggota holding, sehingga kami telah berhasil membuat komite tata kelola dan komite etik untuk semakin proaktif dapat menganalisa dan mengantisipasi berbagai potensi yang menghambat pengembangan usaha operasional ke depan," sebutnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama MIND ID di Kompleks Parlemen, Senin (3/6/2024).

Lebih lanjut terkait ANTAM, Hendi menyampaikan, perseroan sudah melakukan pemberhentian izin kegiatan pemberian cap emas oleh pihak eksternal.

"MIND ID bersama PT ANTAM (Tbk) memastikan perkara serupa tidak akan lagi terulang ke depan, dan beritikad baik untuk menyelesaikan perkara lama yang saat ini tengah menjadi perhatian publik," tegasnya.

Baca juga : Peduli Warga, Kiai Maman Beri Ganti Rugi untuk Korban Luka Ringan Tertimpa Baliho

Kemudian pada PT TIMAH (Tbk), Hendi menjelaskan bahwa perbincangan tersebut muncul karena langkah MIND ID yang terlebih dahulu membawa hal ini ke forum yang lebih tinggi, yakni Kemenko Maritim dan Investasi, BPK, dan BPKP.

Dikatakannya, saat ini MIND ID bersama TIMAH terus proaktif melakukan perbaikan tata kelola dan terus merangkul seluruh stake holder untuk dapat bersama menjaga Timah selaku mineral strategis Indonesia.

"Tentu tugas kami di Holding dan masing-masing Anggota cukup banyak. Namun, kami komitmen untuk dapat menyelesaikan masalah yang lalu, serta dapat mewariskan kinerja yang lebih baik ke depannya," imbuhnya.

Baca juga : Demi Kesejahteran Rakyat, AHY: Demokrat Berkomitmen Perjuangkan Penguatan UMKM

Sementara pada kesempatan yang sama, anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golongan Karya, M. Sarmuji berharap, MIND ID selaku strategic holding dapat menjadi garda terdepan dalam menanggulangi fraud dan kejahatan di Industri pertambangan Indonesia.

Dia berharap, MIND ID dapat melakukan kajian mendalam dan melakukan diagnosa serta dapat menyusun langkah-langkah perbaikan yang komprehensif. Hal ini agar perusahaan tambang mineral negara dapat memiliki kinerja yang positif dan berkelanjutan.

"Semoga hal-hal yang sebelumnya terjadi itu tidak terjadi lagi. Saya yakin pendapatan karyawan BUMN tidak kurang, dan moralitas karyawan BUMN juga tidak rusak semua. Semoga peran MIND ID dan komisaris di setiap Anggota Holding ke depan lebih proaktif dalam melakukan pengawasan," katanya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal