Keterwakilan Perempuan Masih Minim di Lembaga Parlemen

Rabu, 31 Juli 2019, 07:49 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Anggota DPRD DKI Jakarta, Endah Pradjoko, mendorong perempuan agar wajib sadar politik. Sebab, keterwakilan perempuan masih minim di lembaga parlemen dan legislatif. Padahal menurut Endah, potensi kaum perempuan sama dengan kaum laki-laki sama. Jadi, perempuan harus berjuang untuk mendapatkan kesetaraan hak berpolitik.

"Meskipun saat ini wanita sudah maju, namun saya berharap kaum perempuan harus lebih maju lagi dan berkiprah untuk turut membangun pemerintahan DKI Jakarta demi tercapainya kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat," kata Endah di acara Talk Show bertajuk 'Peran Perempuan Dalam Membangun Jakarta Paska Pilpres 2019' di salah satu hotel di Jakarta Pusat, kemarin.

"Dengan demikian kaum perempuan sangat berpengaruh dan menentukan masa depan Ibu Kota DKI Jakarta ini," sambungnya.

Baca juga : Saat Wilayaj Lain Kekeringan, Petani Padi Organik di Kota Bogor Panen Raya

Politisi Gerindra tersebut juga menyarankan, agar perempuan tidak segan untuk ikut berkiprah di bidang politik. Sebab, peran serta perempuan dalam pembangunan di Jakarta bisa Lebih maksimal lewat lembaga pemerintahan.

"Dengan banyaknya calon legislatif (caleg) wanita, menandakan kaum perempuan semakin maju. Kalau memang memiliki kemampuan, integritas dan intelektual untuk bersaing dengan pria, ada baiknya untuk membuktikannya," ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

Pada kesempatan itu Endah juga menyinggung soal hasil Pileg (pemilihan legislatif) 2019. Menurut dia, tingginya jumlah kader perempuan dari Partai Gerindra yang lolos ke parlemen patut diapresiasi. "Meskipun kita (Gerindra) bukan yang terbanyak atau berada di peringkat kedua, tapi kita cukup bangga bisa menghasilkan kader perempuan yang lolos ke parlemen pada Pemilu 2019," tutur Endah.

Baca juga : Ngelawan, 4 Pelaku Curanmor Geng Lampung Ditembak Hingga Pincang

Meski demikian Endah menambahkan, hasil Pileg 2019 tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar pada penyelenggaraan Pileg yang akan datang, hasilnya bisa lebih maksimal lagi.

"Keterwakilan perempuan di parlemen dari hasil Pileg 2019 masih cukup tinggi. PDIP yang terbanyak 11 orang. Lalu diikuti Gerindra, Demokrat dan PSI. Hasil yang dicapai PDIP tersebut perlu jadi perhatian kita semua. Bagaimana sistem pemilihan bisa jadi bahan evaluasi. Sebab saya nilai caleg perempuan PDIP tidak dipindah dar dapilnya. Sehingga mereka bisa maksimal di dapilnya tersebut," ungkap Endah.

Selain dipadati kader Perempuan Indonesia Raya (Pira), acara Talk Show itu juga turut dihadiri Pengamat politik Siti Zuhro, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov DKI Taufan Bakri, dan Ketua Pira Nasional Susi Barbara. (DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal