LampuHijau.co.id - Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud yang juga politikus Partai Perindo, Aiman Witjaksono, mencurigai Polri terlibat dalam pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran.
Kecurigaan muncul, usai dirinya mendapati kamera CCTV di gudang logistik Pemilu 2024 di Jawa Timur, terkoneksi dengan polres wilayah tersebut. Selain itu, Aiman juga menyebut adanya anggota Polri yang memasang baliho Prabowo-Gibran. Pernyataan Aiman tersebut dikecam.
Baca juga : Pemilihan Rektor UNS Dinilai Janggal Sejak Awal Proses Seleksi
Menurut Gerakan Masyarakat Pengawal Demokrasi, pria yang juga presenter berita tersebut harus diproses secara hukum atas ucapannya. Adapun KPU RI sendiri sudah mengklarifikasi bahwa pemasangan CCTV tersebut, bagian dari MoU KPU dengan Polri.
"Mendukung penuh Polri untuk segera memproses hukum Aiman Witjaksono karena telah menyebarkan hoax dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Koordinator Gerakan Masyarakat Pengawal Demokrasi, Raymund, saat berunjuk di depan Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/11/2023).
Baca juga : DKI Promosikan Wisata Ramah Muslim
Ia meminta seluruh masyarakat tak termakan kabar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya itu. Masyarakat juga diharapkan terus menjaga persatuan dan kesatuan selama Pemilu.
"Agar masyarakat Indonesia terus menjaga persatuan dan tidak termakan isu-isu tidak benar atau hoax serta memercayakan profesionalitas dan netralitas Polri," jelasnya.
Baca juga : Alih Tugas Jabatan di Pemkot Bekasi Dinilai Sudah Tepat
"Kami juga mendukung serta memercayakan Polri untuk terus menjaga serta mengawal pemilu damai," ungkap Raymund. (Yud)