LampuHijau.co.id - Badan Pemenangan Pemilu Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar rapat kelima di kantor Dewan Perwakilan Pusat, Kamis (5/10/2023).
Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno mengatakan, dalam rapat ada tiga isu utama yang dibahas. Yang pertama adalah Persiapan memasuki tahapan pemilu selanjutnya. Setelah DCT diumumkan PPP akan berlari. Rencananya seluruh elemen pemenangan akan dikumpulkan di Jakarta pada 20 Oktober.
"Tujuannya agar seluruh elemen pemenangan pemilu memiliki frekuensi yang sama," ujar Sandi.
Baca juga : Kemarau Panjang, Dewan Syura PKB Ajak Masyarakat Salat Istisqo
Kemudian isu kedua yang dibahas adalah soal persiapan dari alat peraga kampanye. Termasuk para calon legislatif yang ada. Dimana nantinya para Caleg harus benar benar berada di tengah masyarakat. Mengapa demikian, pasalnya saat ini masyarakat masih terhimpit dengan tingginya harga bahan pokok.
"Salah satu tujuan Caleg berada di tengah masyarakat selain untuk mengenalkan PPP juga harus merasakan empati yang tengah dialami warga. Salah satunya gencar menyalurkan bantuan kepada masyarakat," ucap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Sandi juga mengatakan jika pada pemilu kali ini PPP menargetkan bisa meraup suara mencapai 11 juta suara. Dengan demikian turun ke wilayah menjadi hal mutlak yang harus dilakukan para caleg.
Baca juga : PKK Harus Berkolaborasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Kemudian isu terakhir yang dibahas adalah soal konomi Hijau. Konsep ini menjadi rumus untuk menyelesaikan persoalan ekonomi Indonesia. Sandiaga Uno menyebutkan persoalan ekonomi menjadi salah satu masalah krusial yang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, ekonomi hijau dapat menjadi rumus untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.
Sementara itu Sekjen PPP, Arwami Thomafi menguatkan pernyataan Sandi, dimana pada pertengahan Oktober akan diadakan konsolidasi seluruh elemen pemenangan termasuk para caleg. Konsolidasi ini salah satunya sebagai persiapan kampanye.
Lebih lanjut Arwani mengatakan pihaknya akan menggandeng akademisi, seniman, kiai dan influencer untuk menjadi perangkat juru kampanye.
Baca juga : Punya Tiga Kelebihan, Arzeti Bilbina: Caleg Artis Lebih Mudah Turun ke Dapil
"Akademisi, seniman kiai dan banyak generasi milenial akan berjuang bersama PPP," ucap Arwani.WONG