LampuHijau.co.id - Pembukaan Rakernas ke-4 PDI Perjuangan dengan tema 'Kedaulatan Pangan Untuk Kesejahteraan Rakyat' dan subtema 'Pangan Sebagai Lambang Supremasi Kepemimpinan Indonesia Bagi Dunia', di JIEXPO Kemayoran, Jakarta dibuka Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri.
Daalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri menegaskan, bangsa Indonesia bisa berdikari secara pangan, karena diberkahi negara yang kaya akan sumber daya alam.
Baca juga : Hadiri Rakernas PDI Perjuangan, Pras: Kader Siap Menangkan Pilpres Basis Gotong Royong
"Ibu menjelaskan delapan kebijakan pangan yang diperjuangkan salah satunya adalah terkait politik tata ruang. Indonesia merupakan negara maritim. Untuk itu, Ibu ingin perspektif pembangunan harus melalui alur laut Indonesia sehingga lahan pertanian subur tidak dialihfungsikan lagi," kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Senin (2/10/2023).
Senapas dengan Ibu Ketua Umum dalam pidatonya, ujar Pras, sapaan akrab Caleg DPR RI 2024 Dapil II meliputi Jakpus, Jaksel, dan Luar Negeri ini, calon presiden Republik Indonesia Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa biarkan sawah tetap menjadi sawah.
Baca juga : Dapat Giliran Buncit, Pas Mau Disembelih, Sapi Kurban Ngamuk dan Lari ke Perumahan
"Biarkan embung tetap menjadi embung yang akan memenuhi kebutuhan air, dan biarkan laut itu hidup dan menjadi tempat ikan-ikan berenang. Karena itu akan menjadi sumber pangan kita juga. Pemerintah harus memastikan lahan-lahan subur di Indonesia dilindungi demi ketahanan dan kedaulatan pangan," kata Pras menirukan Ganjar Pranowo.
Ditambahkan, senada dengan Ibu Mega dan Capres Ganjar Pranowo, Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ternyata telah berbisik-bisik kepada Capres Ganjar, ketika nanti habis dilantik langsung masuk ke kedaulatan pangan.
Baca juga : Terkait Putusan MK, Anggota MPR: Sudah Final dan Jalankan Saja
"Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan, Kemakmuran seluruh Rakyat Indonesia," imbuh Pras. (ULI)