JK Tak Setuju Bos Go-Jek Jadi Menteri

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Foto: reuters)
Rabu, 17 Juli 2019, 07:49 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak setuju apabila founder dan CEO Go-Jek Nadiem Makarim menjadi menteri Jokowi-Maruf Amin. Sebab, Nadiem dinilai sukses sebagai pengusaha muda, justru sosok demikian saat ini sangat dibutuhkan Indonesia untuk menginspirasi.

"Dia sudah terbukti di bidangnya (membangun bisnis layanan transportasi). Orang seperti Nadiem ini yang di Indonesia bagus di luar negeri bagus," ujar JK di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

"Jangan anak muda yang sukses di bisnis didorong-dorong jadi birokrat. Jangan," imbuh JK.

Baca juga : Erick Thohir Pantas Tempati Pos Menteri Ini

Menurut dia, saat ini negara membutuhkan banyak anak muda untuk menjadi enterpreneur. Apalagi ruang lingkup pengusaha lebih besar dibanding menjadi menteri. "Menteri ini terbatas bidangnya, yang dibutuhkan bangsa ini banyak entreprenuer. Kalau jadi menteri banyak yang mau, kalau entrepreneur tidak banyak yang mau," jelasnya.

Pertemuan tertutup antara JK dan Nadiem berlangsung sekitar 45 menit. Dalam kesempatan itu Nadiem bercerita seputar perkembangan startup miliknya.

"Kami (Go-Jek) juga menceritakan bahwa sekarang sudah update bahwa Go-Jek bukan saja di Indonesia. Tapi sudah di Thailand, Vietnam, Singapore, maupun juga di Filipina. Meng-update lah, Pak JK mengenai progress Go-Jek," tutur Nadiem.

Baca juga : Chef Arnold Dilirik Jokowi Jadi Menteri?

Dirinya dan JK bertukar pikiran menyoal transportasi di Ibu Kota. Bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ia mengaku tengah membangun multi moda transportasi. "Jadi, Pak JK sangat memprioritaskan transportasi, terutama di DKI Jakarta. Salah satu yang kita bicarakan adalah bagaimana Go-Jek bisa membantu dengan multi moda transportasi di DKI Jakarta," kata dia.

"Jadinya kami bertukar pikiran saja, berbagai macam hal untuk bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas transportasi publik di seluruh DKI Jakarta," tambah Nadiem.

Sebelumnya, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) sempat mengisyaratkan bakal memilih menteri dari kalangan muda. Sejumlah nama muncul dan digadang-gadang layak masuk kabinet. Antara lain Nadiem Makarim, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena Wea, CEO Bukalapak Achmad Zaky, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, dan Angela Tanoesoedibjo yang merupakan putri Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo. (RIZ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal