Survei JJI: Prabowo-Airlangga Pasangan Terkuat di Pilpres 2024

Prabowo Subianto bersama Airlangga Hartato. (Foto: net)
Rabu, 20 September 2023, 12:58 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) kembali melakukan survei terbaru terkait sosok calon presiden (capres) yang diinginkan masyarakat Indonesia pada 2024 nanti.i

Jumlah responden survei sebanyak1.425 Warga Negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih di Pemilu 2024. Dan sample/responden ditentukan dengan metode multistage random sampling, dengan Margin of Error -/+ 2,6 persen. Sementara tingkat kepercayaan mencapai 95 %.

Survei dilakukan menjelang Pilpres 2024, yang dimulai tanggal 29 Agustus s/d 9 September. Populasi yang diambil sampelnya berjumlah 204 juta pemilih tetap di Pemilu 2024. Survei ini dilakukan untuk mengukur peta kekuatan para tokoh bakal capres dan cawapres yang sudah makin dikerucutkan.

Di mana Nasdem-PKB yang sudah mendeklarasikan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang siap bertanding di Pilpres 2024. Sementara koalisi pengusung Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, walau sudah membentuk koalisi parpol pengusungnya, tapi hingga kini belum juga melakukan deklarasi capres - Cawapres yang akan diusungnya.

Koordinator Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) Agusta Irawan mengatakan, hasil survei dari simulasi pertama dengan formula nama tiga pasangan pasangan capres-cawapres yang ditanyakan kepada 2004 responden.

Berita Terkait : Survei LKPI Unggulkan Sudaryono, Pengamat: Bawa Angin Segar untuk Masyarakat Jateng

Pertanyaannya yakni pasangan capres-cawapres mana yang akan menjadi pilihan responden jika pilpres digelar hari ini. Maka hasilnya, simulasi pasangan Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto tingkat keterpilihannya sebanyak 47,8 persen. Kemudian pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dipilih 21,9 persen, dan pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir sebanyak 120,9 persen. Sedangkan yang tidak memilih, sebanyak 9,6 persen.

Agusta menyebutkan, simulasi juga menggunakan mekanisme acak dengan merubah nama cawapresnya, untuk Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Hasilnya, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dipilih paling banyak yaitu 53,6 persen, pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir 27,2 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 19,2 persen.

Kemudian simulasi ketiga dengan mengubah formasi tokoh cawapres, yaitu Airlangga Hartarto yang dipasangkan Prabowo Subianto. "Ketika diujikan kepada 2.004 responden, maka hasilnya pasangan Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto unggul dengan tingkat keterpilihan sebesar 53,9 persen, dibandingkan Prabowo dipasangkan dengan Erick Thohir dan Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang turun tingkat elektabilitasnya menjadi 26,9 persen. Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 19,2 persen," kata Agusta dalam keterangan tertulis, Rabu (20/9/2023).

Dia menjelaskan, hasil survei ini menunjukkan, suara pemilih Golkar menginginkan dalam koalisi Indonesia Maju, kader ideologis Golkar yang harus diambil sebagai cawapres dari Prabowo Subianto. Jika cawapres Prabowo bukan kader Golkar, ada pergerakan suara pemilih Golkar lari ke Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Kemudian jika disimulasi pasangan Prabowo Subianto-Ridwan Kamil, tingkat keterpilihan hanya 30,2 persen. Ganjar Pranowo-Khofifah Indar Parawangsa 47,8 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 12,8 persen.

Berita Terkait : Pertemuan Prabowo-Megawati Sangat Dinantikan Publik

Sementara dengan simulasi jika Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto, tingkat keterpilihannya 40,4 persen. Ganjar Pranowo-Khofifah Indar Parawansa 32,7 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 17,4 persen.

Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman Samarinda Budiman menilai, hasil survei Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) yang unggulkan Prabowo Subianto-Airlangga Hartato sebagai pasangan capres-cawapres adalah hal yang menarik. Pasalnya, kedua memiliki pengalaman yang banyak dalam mengurus keamanan dan ekonomi.

"Memiliki pengalaman yang berbeda, seperti Prabowo punya pengalaman di bidang keamanan, sedangkan Airlangga miliki pengalaman di bidang ekonomi. Maka ini menjadi pasangan yang ideal pada pilpres 2024," kata Budiman, Rabu (20/9/2023).

Budiman mengatakan, Airlangga telah membuktikan kinerja sebagai Menko Perekonomian, maka pantas jika Prabowo menggaet Airlangga sebagai cawapres.

"Kinerjanya Airlangga sudah terbukti sebagai menkoperekonomian, sehingga Prabowo lebih pantas menggaet Airlangga sebagai cawapres," ujar Budiman.

Berita Terkait : Survei IPE, Mayoritas Responden Sebut Jokowi Tidak Netral di Pilpres 2024

"Selain itu, jika Prabowo berpasangan dengan Airlangga, maka peluang menang di Pilpres 2024 sangat besar," imbuhnya.

Menurut dia, hasil survei LSI yang unggulkan Prabowo -Airlangga sebagai pasangan bukti masyarakat atau pendukung Golkar ingin Airlangga sebagai cawapres Prabowo. Selain itu, mesin politik partai Golkar harus solid untuk mendukung Airlangga sebagai cawapres Prabowo.

"Semua kader Golkar harus solid mendukung Airlangga sebagai cawapres Prabowo," ucapnya.

Sementara kata dia, kekuatan partai Golkar juga sangat berpengaruh atau membantu Prabowo pada Pilpres 2024. "Kekuatan Partai Golkar sangat berpengaruh untuk membawa Prabowo menang di Pilpres 2024," tandasnya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal