Ketua MK Dilaporkan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi

Jerry Massie: Harus ada Sanksi, Karena Diduga ada Kolusi & Pelanggaran Etika

Foto: IST
Rabu, 13 September 2023, 10:46 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie sepakat dan mendukung upaya pelaporan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi. Adapun pelaporan tersebut dilaporkan Pantau 98. "Ya kalau ada dugaan keberpihakan harus ada sanksi," tegas Jerry Massie, hari ini.

Sebelumnya, Koordinator Pantau 98, Bandot Dendi Malera menilai bahwa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman sudah melanggar ketentuan tentang hakim MK, yakni di Pasal 10 huruf f angka 3 Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi.

Baca juga : Efek Anies Dilaporkan, Bawaslu dan KPU Harus Buat Terobosan Soal Curi Start Masuk Pelanggaran

Hal ini disampaikan Bandot pasca statemen Anwar Usman yang menyebut, tentang materi persidangan tentang gugatan batas usia Capres-Cawapres yang saat ini masih bergulir di MK. Sementara statemen itu keluar dari mulut adik ipar Presiden Joko Widodo di luar sidang.

Lebih lanjut, Jerry berharap Anwar Usman yang menyampaikan pernyataan kontroversial diluar materi persidangan soal pemimpin muda tersebut mendapatkan proses kode etik. Namun, ia memprediksi akan ada Political under pressure.

Baca juga : Kejari Depok Turunkan Dua Jaksa Kawal Rekonstruksi Pembunuhan Anak Kandung dan Istri Hingga Sekarat

"Ya bisa saja akan di proses secara etis. Tapi kadang ads political under pressure. Atau tekanan politik apalagi Ketua MK ipar Presiden Jokowi," sambungnya.

Lebih jauh, Jerry menegaskan bahwa apa yang disampaikan Anwar Usman adalah bagian dari kolusi dan jelas melanggar etika. Apalagi ada dugaan konspirasi untuk meloloskan Gibran.

Baca juga : Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI: Tangkal Radikalisme, Kaum Muda Harus Paham Jati Diri Bangsanya

Ia mengakui bahwa tujuan dari gugatan yang diajukan ke MK soal batas usia Capres-Cawapres adalah hanya untuk meloloskan Gibran. "Sebetulnya ini ada bagian kolusi dan juga melanggar etika dan ada dugaan konspirasi untuk meloloskan Gibran," pungkasnya. (DTR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal