Debat Capres ke-4

Ungkapan Jokowi Semakin Friendly dengan Kaum Milenial

Minggu, 31 Maret 2019, 11:38 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Debat capres ke-4 yang digelar pada Sabtu (30/3) malam, calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin mantab dengan argumennya. Dalam debat yang mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Kemanan, serta Hubungan Internasional, capres nomor urut 01 itu memberi gagasan pemerintahan "Dilan" atau digital melayani.

Performa yang dikeluarkan Jokowi memperjelas sosoknya yang menunjukkan kedekatannya dengan kaum milenial. Menurut Sekretaris Jenderal Golkar Jokowi (GoJo) Elang Hidayat, generasi saat ini lebih suka dan mudah menerima istilah-istilah seperti yang disampaikan Jokowi.

"Itu kelebihan Jokowi, yang kerap menggunakan istilah-istilah milenial, seperti ‘Dilan’ yakni Digital Melayani. Dia (Jokowi) mencoba masuk ke wilayah milenial, kayak kemarin Ma'ruf Amin memberikan istilah Dudi (dunia usaha dan industri), Dilan (digital layanan)," kata Elang saat menyaksikan acara nonton bareng debat Capres 2019 yang digelar Relawan Golkar Jokowi (GoJo) di halaman Kantor DPD Golkar DKI, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019).

Baca juga : Jelang Debat Pilpres ke-4, TKN: Jokowi Andalkan Belajar dari Masyarakat

"Buat saya itu menggambarkan bahwa Jokowi lebih friendly (bersahabat-red) dengan teman-teman milenial. Jokowi itu tidak kaku ketika ditanyakan soal indoktrinasi dan doktrinasi," ungkap Elang.

 

Sekjen GoJo Elang Hidayat di acara Nonton Bareng Debat Capres ke-4

Diketahui Jokowi mengatakan bahwa dirinya bersama Ma'ruf Amin mengagas Indonesia di masa depan dengan pemerintahan "Dilan" atau Digital Melayani dalam Debat Capres Keempat yang digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Baca juga : Banyak Milenial Pendukung Prabowo Alih Dukungan ke Jokowi, Ada Apa?

"Pemerintahan Digital Melayani dibutuhkan Indonesia ke depan, karena yang namanya pelayanan bukan hanya melayani tapi kecepatan itu sangat diperlukan," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan hal pertama yang di masa depan memerlukan reformasi adalah seluruh bidang pelayanan yang berbasis elektronik.

"Perlu ada peningkatan kualitas aparatur sipil negara, agar mereka semuanya melayani dengan cepat, dan semuanya melakukan pelayanan berbasis elektronik," tutur Jokowi. (Bit)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal