LampuHijau.co.id - Tubuh Partai Golkar tengah memanas. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dituding memiliki gelar ijazah palsu oleh salah satu kader Golkar. Tudingan itu yang membuat Bamsoet berencana akan melapor ke Bareskrim Polda Metro Jaya.
Langkah Bamsoet rupanya berawal dari kritik Agus Harta, kader muda Golkar DKI kepada Bamsoet yang menjadi viral dan ramai di media online. Isinya cukup menggigit yakni asal-usul gelar MBA Bamsoet yang diduga berasal dari institusi bodong di Amerika Serikat.
Sementara itu Rizal Mallarangeng, sebagai PLT Ketua Golkar DKI Jakarta, mengaku heran dengan sikap Bamsoet. “Ah, yang benar? Ketua DPR menuntut kader sendiri?”
Baca juga : Sedang Berjuang Lawan Kanker, Cinta Penelope Ditalak Satu Suami
Menurut Rizal, Agus Harta adalah kader muda Golkar DKI yang pintar, rajin, dan militan mendukung Jokowi pada kampanye Pilpres lalu.
“Masak kader seperti itu mau dilaporkan ke polisi? Saya pasti membela kader Golkar DKI dong. Kalau tidak setuju dengan kritik Agus, Pak Bamsoet jelaskan saja dengan baik.”
Masih menurut Rizal, kritik Agus tidak mengada-ada. Koordinator Relawan Golkar Jokowi (Gojo) itu meminta kepada Bamsoet untuk mempertimbangkan keputusannya melapor.
Baca juga : Aziz Mundur dari Bursa Caketum Golkar, Airlangga dan Bamsoet Saling Klaim Pendukung
“Kalau soal gelar MBA pak Bamsoet, ya dibuktikan saja. Tidak usah pakai lapor polisi. Setahu saya universitas yang disebut oleh Agus Harta memang bodong. Kalau di Texas, Amerika Serikat, dibilang ilegal, ijasahnya tidak boleh dipakai melamar pekerjaan apapun. Di negara bagian lain juga sama kok. Lihat saja sendiri di internet. Di Indonesia sendiri, kan insitut itu sudah dibekukan oleh Menteri Pendidikan sejak tahun 2011. Jadi tidak boleh lagi memberikan gelar apapun di Indonesia," jelasnya.
Rizal menambahkan, poin penting di balik kritik Agus Harta adalah soal kredibilitas dan kejujuran. Jangan sampai pejabat publik, apalagi pejabat setinggi Ketua DPR RI tidak memberi contoh yang baik. “Masak soal gelar MBA saja sampai dipalsukan. Kan kita ingin pejabat kita jujur dan kredibel,” tegas Rizal.
Menutup komentarnya, Rizal berharap Bamsoet lebih bijak dan arief karena semua itu demi dirinya sendiri. “Munas Golkar akan diadakan pada Desember nanti. Jadi berbagai gerakan bisa saja tak terduga dan langsung menohok Bamsoet. Makanya dia harus ekstra arief dan sedikit menahan diri. Kalau sedikit-sedikit lapor polisi, dia bisa kena batunya sendiri,” terang Rizal Mallarangeng. (Bit)