Hasil Survei Airlangga Capres Tertinggi, Pengamat: Tokoh Pemersatu Bangsa

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: net)
Senin, 27 Maret 2023, 17:17 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Lembaga Timur Barat Research Center (TBRC) merilis hasil survei terbaru mengenai preferensi publik terhadap dinamika politik nasional jelang Pemilu 2024.

Dari survei diketahui, penilaian publik terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di bidang ekonomi mencapai 83,7 persen merasa puas usai pandemi Covid-19 dan yang tak puas hanya 16,3 persen.

Direktur Eksekutif TBRC Chaerudin Affan menjelaskan, untuk bidang politik dan keamanan mencapai 77,6 persen merasa puas. Kemudian, sebanyak 22,4 persen responden yang menyatakan tidak puas. Sementara untuk tingkat kepuasan publik pada bidang hukum mencapai 63,2 persen, dan yang tidak puas sebanyak 36,8 persen.

Baca juga : Generasi Y-Z Mau Airlangga Presiden, Pengamat: Karena Tokoh Bersih

Kejaksaan Agung menjadi institusi penegak hukum yang dikesankan paling bisa dipercaya dan memuaskan kinerjanya oleh publik. "81,2 persen responden percaya dan puas dengan kinerja Kejaksaan Agung, kemudian disusul oleh institusi Polri sebanyak 79,1 persen responden, kemudian peradilan atau Mahkamah Agung sebanyak 62,6 persen responden percaya dan puas," ujarnya, Senin (27/3/2023).

Survei pun mencari tahu soal siapa partai yang akan dipilih responden pada pemilu digelar hari ini. Hasilnya, Partai Golkar tampil sebagai pemenang dengan elektabilitas 22,3 persen, lalu PDI Perjuangan yang memperoleh 15,8 persen.

"Kemudian Gerindra mendapatkan 14,7 persen, Demokrat 7,2 persen, NasDem 5,4 persen, PKB 5,1 persen, PKS 4,2 persen, Perindo 4,1 persen, PPP 2,2 persen, PAN 1,8 persen," kata dia.

Baca juga : Bulog Subdivre Subang Apresiasi Polisi Bongkar Pengoplosan Beras

Pihaknya juga menanyakan ke responden terkait siapa sosok capres yang dipilih jika pilpres digelar hari ini. Hasilnya, Airlangga Hartarto menempati posisi pertama dengan tingkat keterpilihan sebesar 34,6 persen, disusul Prabowo Subianto 28,2 persen, dan Anies Baswedan 7,6 persen. "Lalu Ganjar Pranowo 7,2 persen dan Puan Maharani 6,8 persen, dan tidak memilih sebanyak 15,6 persen," jelasnya.

Direktur Eksekutif Research Center for Forensic Accounting (RCFRA) Banten Bambang Arianto menyebut, Airlangga memiliki kinerja bagus dalam hal penguatan fundamental ekonomi bangsa. Bahkan saat pandemi, Airlangga menggulirkan berbagai program stimulus agar ekonomi nasional kembali pulih.

"Ada prakerja, ada bantuan untuk UMKM, sehingga stimulus tersebut jelas mendongrak ekonomi rakyat yang tengah berhenti akibat pandemi," kata Bambang.

Baca juga : Airlangga Capres Terfavorit karena Beri Dampak Positif bagi Perekonomian

Bambang mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memercayai Airlangga yang mampu bangkitkan ekonomi dan melewati krisis ekonomi saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. "Berkat kebijakan ekonomi Airlangga, sektor UMKM tumbuh meski selama pandemi sangat terpuruk," kata dia.

Bambang melihat suara pengusaha dan masyarakat tentu ingin ada sosok pemimpin yang bisa membuat ekonomi indonesia kian bertumbuh. Apalagi, kini diperlukan kebijakan yang taktis agar ekosistem ekonomi digital makin bagus dan bisa berkontribusi untuk memperkuat ekonomi rakyat.

Airlangga pun disebut sebagai simbol pemersatu bangsa yang dapat memberikan dampak positif pada Golkar pada Pemilu 2024. "Elektabilitas Golkar makin moncer saat dipegang Airlangga. Dia bisa bagus dalam pola kepemimpinan, terutama di akar rumput, simpatisan, dan bisa menyatukan berbagai faksi yang ada," tandasnya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal