Airlangga Capres Terfavorit karena Beri Dampak Positif bagi Perekonomian

Ketum Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo. (Foto: net)
Sabtu, 4 Maret 2023, 19:12 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Masyarakat masih mencari sosok pemimpin bangsa untuk dipilih dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Sejumlah nama capres telah mulai muncul guna meramaikan kontestasi dan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Koordinator Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) Agusta Irawan berharap, Pilpres menjadi pemilu yang penuh gagasan serta ide dan tanpa membawa politik identitas dan hoaks. JJI melakukan jajak pendapat masyarakat untuk mengukur kecenderungan masyarakat dalam memilih parpol dan tokoh bakal capres pada Pemilu 2024.

Survei melibatkan 2.080  responden dipilih tersebar di 34 provinsi, dengan metode multistage random sampling. Adapun toleransi atau batas kesalahan survei ini adalah sekitar 2,15 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Jajak pendapat ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 12 sampai 25 Februari 2023.

Baca juga : Solid dan Punya Mesin Partai Kuat, Golkar Berpeluang Pertahankan Posisi di Pemilu 2024

Menurut hasil survei ini, bursa capres masih didominasi oleh lima nama yakni Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, dan Anies Baswedan.

"Dalam survei ini nama Airlangga Hartarto menempati urutan pertama dalam tingkat elektabilitas tokoh-tokoh kandidat capres. Jika pilpres digelar saat ini, tingkat elektabilitas Ketum Golkar itu sebesar 24,1 persen. Di urutan kedua ada Prabowo Subianto yang mencatatkan tingkat elektabilitasnya sebesar 18,1 persen," ujar Agus, Sabtu (4/3/2023).

Sementara Ganjar Pranowo, lanjutnya, yang belum ada kepastian memiliki tiket untuk maju di pilpres, berada urutan ketiga, dengan tingkat elektabilitas sebesar 12,6  persen. Lalu ada nama Anies Baswedan di urutan keempat dengan tingkat elektabilitas sebesar 8,2 persen.

Baca juga : Golkar Konsisten Usung Airlangga Capres, Pengamat: Harus Dongkrak Pemilih Rasional di Pemilu 2024

"Urutan kelima ada Puan Maharani dengan tingkat elektabilitas 6,4 persen. Kemudian secara berurutan ada nama Andika Perkasa 5,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,2 persen, dan Muhaimin Iskandar 2,7 persen," katanya.

"Dan tokoh lainnya seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, La Nyalla Mataliti, Moeldoko, Khofifah Indar Parawansa, dijumlahkan hanya memiliki tingkat elektabilitas sebanyak 7,2 persen. Sedangkan yang tidak memilih sebanyak 12,2 persen," kata dia.

Kata Agus, tingginya elektabilitas Airlangga dinilai mampu menjawab keinginan masyarakat. Dia dinilai mampu menghadapi krisis seperti ancaman krisis perekonomian saat adanya pandemi Covid-19.

Baca juga : Menko Airlangga Sebut Perppu Cipta Kerja Sesuai Putusan MK, Ekonom: Harus Mampu Berikan Kepastian Hukum Bagi Investor

"Serta memiliki program populis yang nyata dirasakan oleh rakyat seperti saat Airlangga diberi tugas oleh presiden Jokowi dalam menanggulangi Covid-19. Dia juga teruji memulihkan ekonomi nasional akibat dampak Covid-19, dimana ada program Prakerja, bansos, dan bantuan UMKM," jelasnya.

Menanggapi hasil survei tersebut, Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim mengatakan, unggulnya nama Airlangga Hartarto sebagai presiden  2024 pilihan masyarakat merupakan bentuk keinginan masyarakat, untuk perubahan dan melanjutkan program Jokowi. "Ya, unggulnya Airlangga Hartarto sebagai Presiden 2024 pilihan masyarakat adalah bentuk keinginan masyarakat untuk perubahan dan melanjutkan program Jokowi," kata dia.

Surokim mengatakan, saat ini masyarakat di Jawa tidak lagi melihat sosok capres dari suku, tetapi lebih pada kerja nyata. Ini yang terjadi pada Airlangga yang telah membuktikan kinerjanya sebagai Menko perekonomian.  "Masyarakat di Jawa tidak lagi melihat sosok calon pemimpin dari suku, tetapi melihat dari kinerjanya yang nyata seperti yang dilakukan Airlangga sebagai Menko Perekonomian," tandasnya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal