KIB Patut Kompromikan Kekuatan Golkar dan Kehendak Jokowi untuk Capres-Cawapres

Ketum Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden Joko Widodo. (Foto: net)
Kamis, 2 Maret 2023, 08:29 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Golkar dan PPP menegaskan belum ada kesepakatan tentang Capres dan Cawapres dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Penentuan pasangan Capres-Cawapres nanti akan diputuskan bersama oleh ketiga anggota koalisi yakni Golkar, PAN, dan PPP.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Golkar mempunyai peran penting dan signifikan di KIB dalam proses penentuan pasangan Capres-Cawapres. Golkar mempunyai 85 kursi di DPR, yang membuatnya sebagai partai terbesar kedua di parlemen dan terbesar di KIB.

Baca juga : LKSP: Laporan Keuangan Formula E Tidak Transparan

"Golkar punya peran besar di KIB. Bagaimanapun jumlah kursinya di parlemen terbesar kedua. Di KIB juga terbesar dibanding PAN dan PPP. Itu membuat nilai tawar Golkar tinggi dalam konteks menentukan Capres-Cawapres," tutur Ujang, Rabu (1/3/2023).

Menurutnya, meski Golkar punya posisi strategis untuk bisa menentukan arah dukungan dan kesolidan koalisi, penentuan Capres-Cawapres di KIB masih harus menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo. "Tapi yang menjadi kendala bagi Golkar adalah bagaimana pun Ketumnya sudah mengatakan soal pencapresan menunggu restu Pak Jokowi," ujarnya.

Baca juga : Program Ikadin Jakarta Selatan Segera Diluncurkan, Ada Bantuan Perlindungan Hukum untuk Perempuan

Hal itulah yang membuat Golkar berada pada situasi dilematis. "Itu sebenarnya yang menjadi ruwet dan rumit. Di satu sisi, Golkar sebagai partai besar dan menentukan. Di saat yang sama, soal Capres-Cawapres menunggu arahan Pak Jokowi," ungkap dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu.

Untuk itu, Ujang menyarankan agar ada upaya pemaduan antara kekuatan Golkar dan kehendak Jokowi, agar KIB bisa segera mengambil keputusan terkait penentuan Capres-Cawapres. "Saya melihat itu harus dikompromikan antara peran besar Golkar di KIB dan kehendak Pak Jokowi," pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal