Safari Politik ke Golkar, Pengamat: Menang Pengalaman juga Keluwesan Pak Airlangga

Sejumlah partai politik melakukan safari politiknya ke Golkar, disebut pengamat karena pengalaman Partai Beringin dan Ketum Airlangga. (Foto: net)
Jumat, 10 Februari 2023, 06:28 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Sejumlah parpol telah berkunjung ke Partai Golkar, di antaranya Nasdem, PKS, dan berikutnya PKB.

Pengamat Politik Citra Institute Yusak Farchan mengatakan, Partai Golkar menarik dikunjungi partai politik lain karena pengalaman mereka. “Sebagai partai papan atas, Golkar tentu sarat pengalaman sehingga menjadi sentrum bagi partai lain untuk bertukar pikiran dalam merajut visi kebangsaan ke depan,” ujar Yusak, Kamis (9/2/2023).

Selain itu, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto, komunikasi politik Golkar menjadi lebih baik. “Banyaknya kunjungan ke Partai Golkar juga menandai keluwesan Pak Airlangga dalam membangun komunikasi politik dengan parpol lain. Contohnya inisiasi Golkar menolak sistem proporsional tertutup bersama tujuh partai lain, menunjukkan kemampuan Golkar," ungkap Yusak.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Airlangga menjadi inisiator 8 parpol yang menolak sistem pemilu proporsional tertutup.

Baca juga : Sering Dikunjungi, Golkar Ibarat Primadona, Pengamat: Koalisi Masih Cair dan Cari Kecocokan

"Tentu ini sangat positif bagi upaya rekonsolidasi demokrasi di Indonesia,“ tambah Yusak.

Golkar sendiri bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Meski begitu, Golkar tetap membuka komunikasi dengan partai-partai lain. Kunjungan parpol ke Golkar, dikatakannya, untuk menjalin silaturahmi politik dan menjaga situasi nasional tetap kondusif.

“Golkar sangat luwes dalam membangun komunikasi politiknya bersama poros-poros koalisi lain yang ada. Tentu ini menjadi energi positif untuk menghindari adanya ketegangan dan turbulensi atas blok-blok politik yang ada,“ tandas Yusak.

Sementara Peneliti senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) Firman Noor menilai, silaturahmi yang belakangan terjadi antara elite partai politik (parpol) merupakan upaya untuk mengonsoliasikan kekondusifan situasi jelang Pemilu 2024.

Baca juga : Migrasi Tokoh Besar Gabung ke Golkar, Pengamat: Masih Punya Daya Tarik yang Menjanjikan di Bawah Kepemimpinan Airlangga

"Saya kira masih berkaitan dengan kepentingan elite-elite untuk mengondisikan situasi agar lebih kondusif," tuturnya, Kamis (9/2/2023).

Menurutnya, pertemuan itu bisa dilihat sebagai upaya konsolidasi untuk melaksanakan jadwal Pemilu sesuai ketentuan, dan dukungan pada sistem Pemilu proporsinal terbuka. "Tidak ada sesuatu yang menyimpang dari kepentingan mereka pada umumnya, untuk menjalankan Pemilu dengan proporsional terbuka, terus tetap terjadinya Pemilu (sesuai jadwal). Itu saya kira agenda untuk terus terkonsolidasikan. Karena tetap ada kekuatan-kekuatan yang tidak menginginkan itu," terangnya.

Selain itu, pertemuan parpol itu juga mungkin membawa agenda untuk melakukan pendekatan. Akan terjadi upaya saling menarik parpol untuk bergabung dalam suatu koalisi.

"Ada ajakan yang sifatnya cukup serius. Ada yang mungkin sekadar basa-basi. Tapi, komunikasi akan selalu dibangun," tambahnya.

Baca juga : Inisiasi Golkar Menolak Pemilu Proporsional Tertutup, Pengamat: Tunjukkan Kapasitas dan Ketokohan Airlangga

Tidak hanya Golkar, Firman menilai, partai lain cukup aktif dalam membangun silaturahmi. "Saya kira semuanya cukup aktif, tidak hanya Golkar," pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal