Silaturahmi Para Elite Politik Jelang Pemilu 2024, Pengamat: Pesan yang Baik bagi Publik untuk Berkompetisi Secara Sehat

Pertemuan para elite partai politik antara Golkar dengan PKS, disebut pengamat sebagai pesan yang baik bagi publik. (Foto: ist)
Rabu, 8 Februari 2023, 22:55 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Pertemuan elite Partai Golkar dan PKS dikatakan untuk menegaskan komitmen parpol dalam mengawal Pemilu tepat waktu pada tanggal 14 Februari 2024, dengan prinsip Luber dan Jurdil.

“Jangan lagi kita mempersoalkan agenda, sekarang Pemilu sudah running on going. Kita sama-sama punya kewajiban untuk menjaga Pemilu ini menjadi Pemilu yang sukses. Sukses itu adalah memenuhi jurdil dan luber,” tegas Wakil Ketua Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia mengungkapkan, kedua partai sepakat mendukung Pemilu 2024 berlangsung dengan sistem proposional terbuka. “Jadi, tadi kami mendiskusikan untuk tetap mendorong supaya dan menyakinkan Mahkamah Konstitusi, hakim-hakimnya juga mendengarkan aspirasi ini kan sudah aspirasi mayoritas di DPR sudah ada delapan partai politik. Saya kira seluruh elemen masyarakat juga termasuk masyarakat sipil yang mendukung,” ungkap Doli.

Direktur Eksekutif Perludem Chairunnisa mengatakan, inisiasi Golkar bersama tujuh partai menolak sistem pemilihan tertutup. “Setiap partai memang memiliki preferensinya soal sistem Pemilu yang akan dipilih tentu akan menguntungkan mereka,” kata dia, Rabu (8/2/2023).

Baca juga : Soliditas Jadi Kunci KIB Jelang Pemilu 2024, Pengamat: Saat Ini Posisi Koalisi Semuanya Sama

Kemudian mengenai sikap parpol mendukung pemilu tepat waktu, ia mengatakan, semua memang sudah on the track meski ada catatan. “Kalau melihat sampai saat ini tahapan Pemilu memang masih on the track walaupun ada beberapa catatan. Misalnya soal polemik verifikasi faktual parpol, lalu soal penetapan daerah pemilihan pasca putusan MK,” kata Chairunissa.

Sementara Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan menyebut, pertemuan Golkar dan PKS tersebut mempunyai dua sisi. Pertama, pertemuan itu bisa bermanfaat ketika dimaknai sebagai pesan positif dari elite partai politik (parpol) untuk publik.

"Tentu publik melihat elite, sehingga ketika elite-elite politik ini terlihat bisa saling berkomunikasi satu dengan yang lain, cair, termasuk punya komitmen berkompetisi secara sehat, baik dalam Pemilu," ujar Firman, Rabu (8/2/2023).

Menurut Firman, pertemuan semacam itu bisa mengurangi potensi risiko polarisasi ekstrem yang bisa menimpa publik usai kompetisi sebagaimana sempat terjadi beberapa saat lalu. Elite dan publik patut memahami bahwa Pemilu adalah agenda demokrasi yang tidak perlu berujung pada polarisiasi. Sebaliknya, berdemokrasi harus dengan gembira.

Baca juga : Tingkatkan Kordinasi Untuk Pemilu 2024, Kecamatan Sawangan Gelar Apel Bersama

"Saya pikir itu sebuah pesan yang baik pada publik bahwa kalau pun terjadi kompetisi di antara parpol itu suatu agenda demokrasi yang biasa saja. Tidak perlu berujung pada konflik, polarisasi," terang Firman.

Kendati demikian, ada pula potensi kerugian dari pertemuan elite parpol yang kerap terjadi belakangan. Publik berpotensi tidak akan punya cukup waktu untuk menimbang dan menentukan pilihan atas Capres untuk dipilih di Pemilu 2024.

"Dalam konteks kebutuhan informasi bagi pemilih, semakin lama warga tahu siapa yang akan menjadi Capres-Cawapres koalisi yang terbentuk, itu agak merugikan. Karena waktunya menjadi sempit," tambahnya.

Dengan cairnya komunikasi elite parpol, Firman menilai, publik akan berisiko tidak segera mendapat kepastian terkait sosok yang maju di Pilpres 2024, sehingga akan berdampak pada ketidakcukupan informasi. Padahal keteraksesan dan kecukupan informasi menjadi faktor penting dalam Pemilu yang berlandaskan rasionalitas.

Baca juga : 8 Parpol Tolak Pemilu Proporsional Tertutup, Perludem: Pesan untuk Publik, dalam Perbedaan Ada Kesamaan

"Sehingga tidak cukup waktu bagi warga untuk betul-betul mendapatkan informasi yang cukup tentang pasangan Capres-Cawapres, tentang koalisi, bagaimana platform, visi-misi programnya, dan sebagainya," pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal