LampuHijau.co.id - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk bersikap netral dalam menjalankan tugasnya.
Munjirin pun mengingatkan, Panwaslu harus berpegang kepada pakta integritas agar tidak tergoda dari pihak-pihak peserta Pemilu. Hal itu disampaikan Munjirin saat melantik 65 anggota Panwaslu Tingkat Kelurahan se-Kota Jakarta Selatan, di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023).
Baca juga : Sudinsos Jaksel Arahkan 20 ODGJ Ikut Pelatihan Keterampilan
"Bapak, ibu sekalian yang pertama tentunya saya mengucapkan selamat pada teman-teman semuanya yang telah dipercaya, dan tadi dilantik untuk menjadi panitia pengawas pemilu tingkat kelurahan Jakarta Selatan," tutur Munjirin.
Munjirin berharap, Panwaslu yang telah dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Tugas yang begitu berat, lanjut Munjirin, akan dijalani oleh Panwaslu mulai dari sekarang sampai 2024 mendatang.
Baca juga : Hadapi Cuaca Ekstrim, Wali Kota Jaksel Pastikan Kesiapan Sarana Pompa Banjir
"Kita harus lurus berdiri di tengah jangan sekali-kali berpihak pada salah satu yang mungkin akan menggoda bapak ibu sekalian untuk berbuat yang tidak-tidak, sehingga menyimpang, pegang teguh Pakta Integritas," tegasnya.
Sementara Ketua Badan Pengawas Pemili (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Selatan Muchtar Taufiq menambahkan, Panwaslu sebagai ujung tombak pengawas pemilu agar selalu memegang komitmen untuk tetap memegang integritasnya. "Kita ini sebagai pengawas juga diawasi oleh masyarakat, jangan dianggap bahwa kita ini tidak diketahui oleh orang lain," ujarnya.
Baca juga : Wali Kota Jaksel Pastikan Bantuan Korban Kebakaran Mampang Terpenuhi
Muchtar menambahkan, akan ada konsekuensi sebagai pengawas. Oleh karena itu, setiap permasalahan yang ada, harus segera dapat diselesaikan. "Ada permasalahan harus kita juga yang menyelesaikan, ini memang konsekuensi tidak enak. Sehingga perlu pengabdian yang tulus untuk menjalankan ini semua," tandasnya. (RBN)