Masih Ada PR untuk Airlangga Lebih Dikenal, Pakar: Harus Lebih Aktif Bergerak di Medsos

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto harus aktif di medsos agar lebih dikenal, jika mau bersaing di Pilpres 2024 nanti. (Foto: ist)
Jumat, 6 Januari 2023, 22:25 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Pakar Komunikasi Politik Universitas Multimedia Nusantara Silvanus Alvin mengatakan, dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sosok Airlangga Hartarto berperan penting menjaga kestabilan perekonomian Indonesia. Namun masih ada pekerjaan rumah (PR) untuk membuat sosok Airlangga, Ketua Umum Partai Golkar itu, untuk semakin dikenal publik dan siap berkompetisi di laga Pilpres 2024.

“Dalam konteks ekonomi nasional, tentu ada peran Pak Airlangga di dalamnya, terutama mencegah resesi global dan berbagai tantangan lainnya terjadi di Indonesia,” kata Alvin, Jumat (6/1/2023).

Peran Menko Airlangga dalam mengorkestrasi perekonomian Indonesia bersama dengan menteri-menteri terkait, membuat Indonesia tangguh dari badai pandemi maupun perlambatan ekonomi dunia. “Bila terkait dengan dampak elektoral, maka di awal perlu sekali publik kenal. Jadi publik kenal dulu, baru publik tahu apa yang dilakukan. Dengan kata lain, popularitas harus jadi pintu masuk,” terang Alvin.

Menurutnya, Menko Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini, perlu lebih dikenal dan tentunya mendapatkan dukungan penuh dari mesin partai. Airlangga juga perlu lebih aktif di media masa maupun media sosial.

Baca juga : Airlangga Gaungkan Anti Politik Uang, Pengamat: Harus Benahi 4 Faktor Ini Dulu

“Salah satu saran yang sebaiknya dilakukan oleh Pak Airlangga adalah bergerak di ranah media sosial. Media sosial di sini lebih tepatnya masuk ke kanal-kanal video podcast para influencer yang masuk dalam kategori makro. Dalam konteks YouTube, minimal jumlah subscriber mencapai 1 juta,“ jelas Alvin.

Setelah popularitas didapat, maka kinerja selama ini bisa publik akses di kanal-kanal berita.

Alvin menambahkan, di era digital sekarang, publik terutama generasi milenial dan generasi Z itu hyper kognitif atau seakan mau terus menerus menelan informasi. “Tapi hyper kognitif itu diiringi dengan budaya logika atensi pendek atau hanya bisa fokus dalam durasi singkat. Di mana konten atau berita singkat, padat dan jelas, menjadi kesukaan generasi muda saat ini," tandasnya.

Sementara Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa mengatakan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kurang mendapat dampak positif dari kinerjanya yang dinilai apik dalam bidang ekonomi. Hal itu disebabkan faktor elektabilitas Airlangga yang tidak berdiri sendiri.

Baca juga : Kalau Perlu, Panggil Dwi aja, Sgy: Pj. Heru Harus Segera Rombak Direksi PT Jakpro

"Jadi, di konteks survei CISA, terutama perekonomian, itu kan tidak hanya berdiri sendiri. Ada beberapa faktor yang menentukan elektabilitas orang yang mempengaruhi popularitasnya," katanya, di Jakarta, Jumat (6/1/2023).

Menurut Herry, optimisme publik pada kondisi perekonomian nasional justru berdampak pada partai politik (parpol) dibanding sosok yang bersangkutan. Artinya, Golkar yang mendapat dampak positif dari kinerja Airlangga.

"Jadi, dampak elektoralnya itu kepada parpol yang lebih banyak berkecimpung dalam sektor kesejahteraan, meskipun dalam catatan khusus Golkar justru mendapat limpahan dukungan publik terhadap kinerja Airlangga," jelasnya.

Untuk itu, Herry menilai, hal itu patut dijadikan catatan oleh partai ketika kinerja Airlangga tidak berdampak positif pada sosoknya sebagai Capres Golkar. "Itu lebih pada kerja-kerja parpol, kerja-kerja tim sukses untuk menaikkan elektabilitas Airlangga. Artinya, harus di-pressure terus. Airlangga harus ke grassroot memberi tahu dan mensosialisasikan kinerja terbaiknya secara individu. Itu yang kurang dari Airlangga," tambahnya.

Baca juga : Pimpin Sidang P20, Puan Ingatkan Gangguan Rantai Pasok Pangan Harus Diatasi Bersama

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memastikan nama Airlangga sebagai Capres dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Golkar, PAN, dan PPP. "Mungkin yang perlu diperbaiki, Airlangga ini belum pasti menjadi seorang Capres, meskipun dia adalah salah satu kandidat kuat Capres dalam KIB. Kecuali dideklarasikan, mungkin akan memengaruhi," pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal