Golkar Targetkan 20% Suara di Pemilu 2024, Pengamat: Tak Ada yang Tidak Mungkin, juga Perlu Evaluasi Secara Utuh

Senin, 26 Desember 2022, 20:08 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro menilai, target 20% perolehan suara Partai Golkar pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 memungkinkan untuk dicapai dan realistis, meski tidak mudah.

"Yang jelas dalam politik tidak ada yang tidak mungkin," ujar Profesor Siti Zuhro, di Jakarta, Senin (26/12/2022).

Menurut Zuhro, Golkar perlu melakukan evaluasi secara utuh untuk menentukan apakah target 20% di Pileg 2024 bisa tercapai atau tidak. Evaluasi diawali dengan perolehan suara Golkar pada Pileg 2019. Di mana saat itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) menetapkan partai berlambang beringin itu memperoleh 12,31%.

"Kedua, kualitas caleg yang ditawarkan. Ketiga, program-program yang menarik yang ditawarkan Golkar. Keempat, partai dalam keadaan solid dan promising (menjanjikan) bagi masyarakat. Dan kelima, caleg harus disenangi voters (pemilih)," ungkapnya.

Baca juga : Suarakan Penundaan Pemilu, Pengamat: Bamsoet Lebih Baik Teladani Airlangga Hartarto

Setelah itu, barulah Partai Golkar bisa memproyeksikan perolehan suara pada Pileg 2024 dibandingkan Pileg 2019. "Pertanyaannya, apakah setelah 5 tahun suara Golkar mampu melompat mencapai 20%?" tanya Zuhro.

Namun menurutnya, selama soliditas internal partai terjaga, tidak ada hambatan besar yang bisa menganggu kerja-kerja politik, maka partai tersebut berpeluang besar untuk mencapai targetnya. "Prinsipnya, selama partai tak mengalami konflik atau perpecahan dan tindakan melanggar hukum seperti kasus korupsi, maka bisa diprediksi ke depan tidak mengundang masalah," terangnya.

Zuhro menilai, keabsahan partai politik dalam menentukan target berguna untuk memompa semangat dan kinerja mesin politik partai. "Partai sah-sah saja mematok angka capaian yang tinggi dalam pemilu 2024. Hal ini diperlukan untuk menyemangati dan memotivasi atau mendorong pengurus dan kader partai agar bekerja lebih keras mencapai 20% suara itu," pungkasnya.

Sementara Politisi Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno mengungkapkan, target perolehan suara 20 persen pada Pileg 2024 itu berlaku untuk semua kader. "Ya, itu adalah target bagi seluruh kader partai Golkar yang akan bertarung pada pemilu yang akan datang," ungkapnya, Senin (26/12/2022).

Baca juga : Golkar Bidik Pemilih Milenial di Pemilu 2024, Pengamat: Strateginya Harus Dipikirkan Serius

Menurutnya, target itu bukanlah kemustahilan, bahkan sebuah peluang besar dan akan berhasil. Untuk itu, seluruh mesin politik Golkar harus berperan aktif dan solid. "Sangat mungkin tercapai bila seluruh elemen partai solid dan fokus bekerja," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membeberkan target yang harus dilakukan seluruh kader partai Golkar untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024, yaitu Pileg, Pilpres, dan Pilkada Serentak tahun 2024.

"Yang paling penting untuk menenangkan Golkar di Pileg, Pilkada ke depannya. Targetnya, jelas 20% suara atau 115 kursi di DPR RI," tegas Airlangga, beberapa waktu lalu.

Airlangga menambahkan, jika ada anggota DPR yang memperoleh 100 ribu suara, maka urusan Presiden bakal mudah. "Kalau anggota DPR ada yang dapat 100 ribu, kalau semua bisa 100 ribu, maka presiden urusan gampang,” katanya dengan yakin.

Baca juga : KIB Ungkap akan Ada Kejutan, Pengamat: Bisa Mengenalkan Capres dan Mitra Koalisi Baru

Airlangga pun meminta para kader di berbagai tingkatan untuk mulai menggelar kegiatan sebanyak-banyaknya. Selain itu, ia berharap para kader mulai merangkul masyarakat dan tokoh agama setempat. Bahkan, kemenangan dalam Pemilu 2024 ini, dikatakannya, bisa menjadi kado indah dalam perayaan ulang tahun Golkar ke-60 tahun.

"Saya minta untuk konsolidasi di berbagai tingkatan dan membentuk jaringan melalui TPS. Yang kedua, tokoh-tokoh agama, adat, masyarakat, untuk dipetakan siapa yang dekat dengan kita dan siapa yang belum,” pungkas Airlangga. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal