Ketua DPD RI Minta Pengawasan Penjualan Racun Online Diperketat

Kamis, 1 Desember 2022, 16:54 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, akibat racun dalam minuman yang diberikan anggota keluarganya sendiri membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, prihatin.

Menurut LaNyalla, mudahnya pelaku kejahatan mendapatkan zat beracun secara online harus menjadi perhatian pemerintah. Pengawasan harus diperketat. Apalagi, di era digitalisasi senyawa racun begitu bebas dapat diperjual-belikan.

Baca juga : Pemkot Jaksel Minta Gerakan Tanam Pohon Digencarkan

"Makanya kita meminta pemerintah mengatur dan mengawasi secara lebih ketat jual beli racun yang beredar di pasaran," kata LaNyalla, Kamis (01/12/2022).

Senator asal Jawa Timur itu berharap kepolisian menelusuri rantai penjualan racun tersebut.

Baca juga : Lagi, Bank DKI Raih Penghargaan Pengawasan Kearsipan 2022 dari Pemprov DKI

"Dengan online semua bisa dijual bebas. Seharusnya penjualan racun yang biasanya dipakai untuk industri dan kesehatan dapat lebih terkontrol. Seperti penjualan obat berbahaya atau alkohol. Harus ada batasan-batasan sehingga tidak semua pihak bisa mendapatkannya," tuturnya.

Diketahui satu keluarga terdiri dari sang ayah berinisial AA (58), istrinya HR (54), dan anak perempuan DK (25) ditemukan tewas di dalam rumah.

Baca juga : Ketua Fraksi PAN Jabar Minta Kerawanan Lalu Lintas di Dekat Stasiun Citayam Diatasi

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan pelaku merupakan anak kedua dari keluarga korban, yakni DDS (22).

Kepada polisi DDS mengaku meracuni kedua orang tuanya dengan racun yang dibeli secara online.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal