Survei PSI: Masyarakat Pilih Presiden Yang Punya Prestasi

Menko Perekonomian yang juga Ketum Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: ist)
Senin, 21 Nopember 2022, 15:52 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Panel Survei Indonesia (PSI) menggelar survei jajak pendapat dengan tema "Pengaruh Pemulihan Ekonomi terhadap Preferensi Masyarakat pada Pemilu 2024".

Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia (PSI) Ahmad Loksukon, SPd, mengatakan bahwa hal ini bisa menjadi ukuran bagi preferensi masyarakat dalam menentukan pilihannya di pemilu 2024. Ia menyebutkan, karena itu Panel Survei Indonesia melaksanakan survei jajak pendapat untuk mengukur preferensi publik yang dipengaruhi oleh kinerja penanggulangan covid 19 dan pemulihan ekonomi. Artinya, masyarakat sudah punya ukuran yang jelas dalam menentukan preferensinya untuk memilih tokoh sebagai presiden di Pilpres 2024, dan tidak lagi seperti memilih kucing dalam karung.

Survei dilakukan sejak 27 Oktober s.d. 12 November 2022, dengan responden terpilih di 34 provinsi yang memiliki hak pilih. Sebanyak 2.100 responden dipilih secara random, dengan margin of error survei ± 2,14% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

"Hasil survei menunjukkan, dari 2.100 responden, sebanyak 79,6 % menyatakan puas dengan hasil kinerja pemulihan ekonomi nasional akibat dampak covid 19, di mana perekonomian di level bawah dan menengah mulai bangkit dan bergairah. Hasil ini simetris dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara 14,1 persen tidak puas, 6,3 persen tidak menjawab," kata Ahmad Loksukon dalam keterangan tertulis, Senin (21/11/2022).

Ahmad juga menjelaskan, sosok presiden yang diinginkan masyarakat jika Pemilu 2024 digelar, menurut hasil survei tergambar bahwa sebanyak 70,2 persen sosok yang sudah memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menangani perekonomian negara dan pembangunan nasional, juga sudah nyata keberhasilannya dalam menangani pemulihan ekonomi. Kemudian sosok yang populer dipilih sebanyak 15,7 persen, dan sebesar 14,1 memilih sosok merakyat.

Baca juga : Survei LPMM: Generasi Z & Y Pilih Airlangga untuk Presiden 2024

"Hasil Survei menunjukkan, nama Airlangga Hartarto menjadi kandidat terkuat presiden Indonesia. Sebanyak 19,7% responden memilih Airlangga melalui pertanyaan terbuka," ujarnya.

Kandidat terkuat kedua 11,6 % adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menhan Prabowo Subianto sebanyak 11,3 persen, Anies Baswedan 9,7 persen, Kepala KSP Muldoko 5,6 persen, Ketum PKB Muhaimin Iskandar 3,9 persen. Kemudian, nama-nama gubernur yang masih menjabat juga masuk dalam daftar, yaitu Khofifah Indar Parawansa 3,4 persen; dan Ridwan Kamil 3,2 persen. Lalu Ketua DPR RI Puan Maharani 3,1 persen, Menparekraf Sandi Uno 2,7 %. Selanjutnya, Agus Harimurti Yudhoyono 2,2 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 1,5 persen, dan 22,1 persen tidak menjawab.

"Hal yang sama terdapat pada pertanyaan tertutup dengan diberikan simulasi nama-nama pada kertas kuisioner, dengan diberikan pertanyaan, jika pilpres digelar hari ini, tokoh mana akan dipilih?" imbuhnya.

Hasilnya, Airlangga Hartarto dpipilih 25,3 persen, Ganjar Pranowo 17,2 persen, Prabowo Subianto 16,8 persen, Anies Baswedan 6,4 persen, Puan Maharani 5,2 persen, Erick Thohir 4,1 persen, Muhaimin Iskandar 2,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,2, Sandiaga Uno 1,3 persen, dan tokoh lainnya sebanyak 6,2 persen. Lalu yang tidak memberikan pilihan 12,9 persen.

Sementara untuk preferensi pilihan parpol dengan pertanyaan terbuka, Partai Golkar meraih 14,7 persen, PDI Perjuangan 14,4 persen, Gerindra 13,3 persen, PKB 6,4 persen, Demokrat 6,1 persen, PKS 5,2 persen, Nasdem 5,1 persen, PAN 3,3 persen, PPP 3,2 persen, parpol lainnya 7,9 persen, dan tidak memberikan pilihan 20,4 persen. Untuk preferensi masyarakat terhadap parpol dengan pertanyaan tertutup, hasilnya Golkar 19,8 persen, PDI Perjuangan 17,2 persen, Gerindra 16,6 persen, PKB 6,9 persen, Demokrat 6,2 persen, PKS 5,6 persen, Nasdem 5,2 persen PAN 3,6 persen, PPP 3,4 persen, dan parpol lainnya 4,3 persen, dan yang tidak memilih 11,2 persen.

Baca juga : Dukung Firli, Partai Mahasiswa Persoalkan Polemik Pertemuan dengan Lukas Enembe

Tak hanya itu, tingginya, tingkat kepuasan masyarakat hingga 79,6 persen terhadap kinerja pemulihan ekonomi akibat pandemi covid, yang selaras dengan bertumbuhnya perekonomian nasional di Q3 yang mencapai 5,72%, juga diikuti dengan optimisme momentum pemulihan ekonomi nasional. Salah satu sektor yang menunjukkan perbaikan signifikan yakni konsumsi dan investasi yang ditandai dengan menguatnya daya beli masyarakat, terjaganya indikator Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan penjualan eceran, terjaganya PMI manufaktur pada level ekspansi, serta kredit perbankan yang tumbuh di atas 10% sejak Juni 2022.

Capaian positif juga turut ditunjukkan sektor eksternal yang ditandai dengan surplus neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan, serta terjaganya cadangan devisa dan rasio utang pada level aman. Tercatat pada Januari hingga Agustus 2022, neraca perdagangan telah mengalami surplus hingga USD35 miliar yang didorong oleh ekspor komoditas utama, seperti batu bara, palm oil, dan nikel.

Tentu faktor-faktor tersebut menjadi dasar bagi preferensi masyarakat untuk menentukan pilihan nya di pilpres dan pemilu legislatif. Dan hasilnya, Airlangga Hartarto yang kebetulan diberi tanggung jawab oleh Presiden Jokowi untuk menanggulangi covid 19, dan melakukan pemulihan ekonomi dinilai publik sangat berhasil. Sehingga berdampak pada tingkat elektabilitas yang tinggi jika pemilihan presiden digelar nanti.

Dengan pertanyaan spontanitas pada survei, Airlangga dipilih sebanyak 19,7 persen. Lalu dengan simulasi nama-nama tokoh yang akan dipilih jika Pilpres digelar hari ini dengan pertanyaan tertutup, Airlangga Hartarto dipilih sebanyak 25,3 persen.

Sementara tiga tokoh lainnya yang menyatakan siap maju di Pilpres 2024, yakni Ganjar Pranowo dipilih 17,2 persen, Prabowo Subianto 16,8 persen, Anies Baswedan 6,4 persen saja.

Baca juga : Survei CNN: Mayoritas Pelaku Usaha Indonesia Idamkan Airlangga Penerus Jokowi

Hal ini menunjukkan, kalau pemilih atau masyarakat di Pemilu 2024 sudah mempunyai tolak ukur untuk memilih tokoh sebagai presiden 2024. Begitu juga dalam memilih parpol, tentu saja parpol yang banyak mendorong kebijakan perekonomian untuk masyarakat yang akan dipilih. Dan tingginya elektabilitas Airlangga punya hubungan kuat dengan tinggi elektabilitas partai Golkar.

Menanggapi hasil survei PSI, DR. Erman Anom, Professor Alfa University College (AUC) Malaysia dan Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia Esa Unggul (UIEU) mengatakan, ini membuktikan Airlangga masih menjadi sosok yang diinginkan sebagai calon presiden 2024.

"Karena pengalamannya sebagai Menko Perekonomian telah memberika kepercayaan masyarakat terhadap Airlangga," katanya kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Erman menilai bahwa Airlangga mampu membawa perbaikan ekonomi di tengah kodisi pandemik Covid-19 yang melanda Indonesia. "Airlangga telah mampu membawa perbaikan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, sehingga kepercayaan masyarakat terhadapnya untuk maju sebagai presiden 2024 sangat didukung," ucapnya.

Selain itu, sebagai Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto juga memengaruhi suara pemilihan legislatif (pileg) pada 2024. "Selain berpengaruh di suara pileg, Airlangga juga sebagai capres yang diinginkan pemilih yang ingin perubahan bagi perekonomian," bebernya. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal