Buka Sidang DPR, Puan: Harapan, Aspirasi, dan Kritik Masyarakat Harus Ditindaklanjuti

Ketua DPR RI Puan Maharani membuka Masa Persidangan II Tahun 2022-2023 DPR RI. (Foto: ist)
Selasa, 1 Nopember 2022, 19:41 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023 DPR RI, setelah para Anggota Dewan menjalani masa reses sejak awal Oktober. Puan pun mengungkap sejumlah hal yang menjadi perhatian DPR di masa sidang kali ini.

“Semua harapan, aspirasi, dan kritik yang telah disampaikan masyarakat saat reses, agar dapat ditindaklanjuti oleh Alat Kelengkapan Dewan melalui rapat-rapat bersama dengan pemerintah dan lembaga negara terkait,” kata Puan kepada Anggota Dewan dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Dalam pidato pembukaan masa sidang DPR kali ini, Puan turut menyampaikan rasa keprihatinan dan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di beberapa daerah. “Pemerintah harus segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat bagi yang terdampak, serta memperkuat upaya mitigasi bencana dalam menghadapi naiknya curah hujan pada akhir tahun 2022 ini,” tuturnya.

Ia juga meminta pemerintah memperhatikan beberapa permasalahan yang dihadapi rakyat. Permasalahan-permasalahan tersebut kerap dikeluhkan masyarakat kepada Anggota Dewan yang turun ke lapangan di masa reses.

Baca juga : Ekonomi Indonesia Dipuji, Pengamat: Daya Beli Masyarakat Harus Dipertahankan untuk Hadapi Krisis Global

“Antara lain kenaikan harga kebutuhan pokok, kenaikan harga bahan bakar minyak, pupuk subsidi untuk petani, dan pungutan liar dalam pelayanan publik,” sebut Puan.

“Harapan rakyat adalah berbagai masalah tersebut dapat segera diatasi sehingga petani mendapatkan pupuk dengan mudah, pelayanan publik yang responsif tanpa pungli, penghasilan masyarakat meningkat, dan lain sebagainya,” imbuh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Oleh karenanya, kata Puan, DPR melalui fungsi konstitusionalnya akan terus meningkatkan kinerja Pemerintah dalam menyelesaikan urusan rakyat. Dengan begitu, rakyat dapat merasakan hidupnya semakin hari semakin baik dan sejahtera.

“Komisi-komisi terkait agar terus mempertajam monitoring dan evaluasi program pemerintah, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pesan Puan.

Baca juga : Kasus Narkoba Libatkan Petinggi Polri, Puan: Harus Jadi Momen Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selain itu, mantan Menko PMK ini meminta Anggota Dewan agar selalu mengevaluasi pelaksanaan rekomendasi dan kesimpulan rapat kerja dengan mitra. Puan juga berpesan supaya rapat kerja senantiasa dimanfaatkan untuk memperbaiki kinerja kementerian dan lembaga, sehingga urusan rakyat dapat diselesaikan.

“Rakyat menaruh harapan kepada tugas konstitusional DPR RI untuk membuat hidupnya semakin baik,” tegasnya.

Puan pun merinci, DPR RI bersama Pemerintah dan DPD RI akan menyelesaikan pembahasan sebanyak 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) yang saat ini berada dalam pembahasan Pembicaraan Tingkat I. DPR juga akan segera menetapkan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas Tahun 2023.

"Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2023 sebagai acuan dalam melakukan penyusunan dan pembahasan Rancangan Undang Undang oleh DPR RI dengan Pemerintah, baik RUU yang berasal dari DPR RI dan Pemerintah maupun DPD RI,” jelas Puan.

Baca juga : Pimpin Sidang P20, Puan Ingatkan Gangguan Rantai Pasok Pangan Harus Diatasi Bersama

“DPR RI juga akan memastikan kinerja APBN Tahun Anggaran 2022, yang akan segera memasuki kuartal terakhir, berjalan secara efektif dan efisien, penyerapan anggaran di setiap kementerian dan lembaga optimal, tidak terjadi pemborosan, dan belanja yang tepat sasaran,” sambungnya.

Sementara ia mengingatkan pemerintah, untuk terus mencermati dinamika perekonomian global dan mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan fiskal dan stabilitas perekonomian nasional. Hal ini menyusul terganggunya rantai pasok global sebagai dampak konflik Rusia-Ukraina yang telah menimbulkan guncangan hebat, terutama di sektor pangan dan energi yang pada akhirnya mengakselerasi laju inflasi.

“Di tengah tingginya ketidakpastian dan tekanan ekonomi yang silih berganti, DPR RI mengapresiasi pemerintah dalam menjaga kinerja perekonomian Indonesia yang cukup baik dan tetap pada trajectory positif,” ucap Puan.

“Meskipun demikian, pemerintah harus mengantisipasi ketidakpastian dan gejolak ekonomi dunia yang masih akan terus berlanjut hingga tahun depan. Ancaman resesi ekonomi global terhadap Indonesia yang perlu diwaspadai,” pungkas cucu Proklamator RI Bung Karno itu. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal