Pertemuan Airlangga-Puan, Pengamat: Cuma Silaturahmi, Menuju Koalisi?

Pertemuan Airlangga Hartarto dengan Puan Maharani disebut sekadar ajang silaturahmi. Namun tentu ada peluang menuju koalisi. (Foto: ist)
Sabtu, 8 Oktober 2022, 05:55 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto merupakan ajang silaturahmi dan bukan dalam rangka menjalin koalisi.

“Saya melihat sulit kalau disebut PDIP merapat ke KIB,” tegas Ujang, Jumat (7/10/2022).

Menurutnya, safari politik Puan merupakan pelaksanaan dari amanat Rakernas II PDIP pada beberapa waktu lalu. “Ini amanat dari Rakernas PDIP bulan Juni lalu, yang memerintahkan Mbak Puan untuk menjalin silaturahmi dengan ketua umum partai lain,” ujarnya.

Baca juga : Ingin Menangkan Pertarungan Elektoral, Pengamat: Parpol atau Koalisi Perlu Umumkan Bacapres

Menurut Ujang, PDIP dan KIB punya jalan masing-masing yang membuat keduanya sulit dipertemukan dalam satu wadah koalisi. “PDIP punya gengsi sendiri dan KIB punya kekuatan sendiri. Ini dua partai yang sepertinya akan jalan masing-masing di pilpres nanti. PDIP punya capres sendiri, KIB nanti punya capres dan cawapres sendiri,” tambahnya.

Dikatakan, safari politik Puan tidak berhenti usai bertemu Airlangga. Puan nantinya juga bakal menemui ketum partai lain seperti Zulkifli Hasan (PAN) dan Muhamad Mardiono (PPP) “Tentu juga harus bertemu juga dengan Pak Zulhas, Pak Mardiono. Tentu dengan partai-partai lain,” pungkasnya.

Sementara hal senada juga diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad, yang menilai kedua sosok tersebut dikenal memiliki hubungan yang baik, sebagai politisi maupun ketika berada dalam pemerintahan. “Mbak Puan dan Pak Airlangga, merupakan dua sosok yang memiliki track record yang bagus dan menonjol di antara para pimpinan parpol di Indonesia saat ini,“ katanya, Jumat (7/10/2022).

Baca juga : Selama Belum Pas Kalkulasinya, Pengamat: Tawar-menawar Koalisi Menuju 2024 Jalan Terus

Pertama, keduanya sama-sama pernah punya pengalaman dalam mengelola Pemerintahan sebagai Menteri koordinator. Mbak Puan pernah menjadi Menteri di periode pertama Pemerintahan Presiden Jokowi. Sedangkan Airlangga sampai saat ini bahkan masih menjadi Menteri koordinator bidang perekonomian.

Namun Nyarwi melihat, pertemuan kedua tokoh ini bahkan sangat memungkinkan untuk menarik gerbong koalisi KIB yang dipimpin oleh Golkar untuk menjalin blok koalisi politik yang lebih besar dengan PDIP. Dikatakannya, kondisi ini memungkinkan karena kedua partai yang ada dalam koalisi tersebut, PAN, dan PPP juga memiliki pengalaman bersama sebagai partai pendukung Pemerintahan Jokowi saat ini. Sedangkan PDIP dan Golkar merupakan partai yang sama-sama dikenal sebagai partai nasionalis, yang selalu lekat dengan dengan narasi-narasi besar untuk memperkokoh semangat gotong royong, memperkokoh ikatan kebangsaan, dan melanjutkan agenda-agenda pembangunan.

“Kedua partai ini pada dasarnya banyak memiliki kesamaan. Kalau melihat hal ini, maka peluang koalisi Mbak Puan dan Pak Airlangga sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu saja,” tandas Nyarwi. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal