Ekonomi Digital Indonesia Capai 150 Miliar US di 2025, Ekonom: Tak cuma Infrastruktur, Pemerintah Harus Tingkatkan SDM

Menteri Perekonomian RI Airlangga Hartarto. (Foto: net)
Kamis, 29 September 2022, 21:16 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Pertumbuhan ekonomi digital akan sangat dinikmati oleh kaum muda Indonesia. Untuk itu, pemerintah diminta tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, nilai ekonomi digital Indonesia akan mencapai 150 Miliar US dollar di tahun 2025. Dalam digitalisasi ASEAN, Indonesia memimpin dengan porsi sebesar 40% dan pada tahun 2030 diprediksi akan mengalami peningkatan.

“Para Mahasiswa inilah yang akan menjadi sumber SDM dan talenta digital kita ke depan, yang tentu harus dipersiapkan untuk menghadapi transformasi digital ini,” kata Menko Airlangga beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Eliza Mardian menambahkan, potensi bisnis digital oleh kaum muda, baik itu generasi milenial maupun Gen Z bisa lebih dioptimalkan lagi. “Bisnis digital di kalangan muda sangat potensial mengingat penetrasi yang paling tinggi memang di usia muda,” kata Eliza, Kamis (29/9/2022).

Baca juga : Aksi Bjorka Picu Indonesia Hadapi Dua Tantangan Besar, Anis Matta: Pemerintah Harus Perkuat Pertahanan Siber

Menurutnya, untuk saat ini wadah berbisnis bagi kaum muda adalah melalui e-commerce. Di mana pangsa pasar yang besar ini ternyata belum sanggup dipenuhi pelaku usaha dalam negeri.

“Berdasarkan data BPS, kendala yang paling banyak dihadapi oleh para e-commerce karena faktor demand. Artinya dari sisi demand-nya perlu kita tingkatkan,“ ungkap Eliza.

Terlebih, mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan internet untuk hiburan, berkomunikasi. “Sedangkan untuk aktivitas ekonomi belum setinggi itu. Untuk mengonversi pengguna internet menjadi aktivitas ekonomi membutuhkan transformasi paradigma di berbagai level stakeholders: pemerintah, pelaku usaha, termasuk kebutuhan infrastruktur penunjang,” jelas Eliza.

Untuk itu, pemerintah sendiri terus membangun infrastruktur digital yang memadai di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan menyiapkan infrastruktur teknologi berupa fiber optic maupun pengembangan teknologi terbaru yang sering disebut Low Earth Orbit Satellite. Sehingga 17 ribu pulau di Indonesia akan saling terkoneksi.

Baca juga : Dukung Petani Milenial, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Maksimalkan IoT

“Untuk pembangunan infrastruktur memang sangat diperlukan ya terutama di luar jawa. Karena infrastruktur ini bagian dari ekosistem digital. Pemerataan di luar jawa harus diprioritaskan agar meningkatkan perekonomian daerah tersebut,” tandas Eliza.

Sementara Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, upaya tersebut adalah langkah yang bagus, patut diapresiasi dan didukung. Meski demikian, pemerintah diminta tidak hanya menyiapkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

“Tentu usaha pemerintah untuk mengembangkan ekonomi digital patut kita dukung, di mana upaya untuk memberikan akses internet ini suatu yang bagus. Namun demikian, pemerintah juga jangan lupa untuk menyiapkan sumber daya manusia di daerah untuk dapat menggunakan internet ke sesuatu yang produktif,” tuturnya, Kamis (29/9/2022).

Faktor SDM, dikatakannya, sangat penting dalam upaya percepatan transformasi ekonomi digital. Hal itu dapat dilihat dari besarnya jumlah pengguna yang memanfaat internet untuk kegiatan usaha.

Baca juga : Jamaah Indonesia Belum Bisa Umrah, DPR: Pemerintah Harus Lakukan Lobi Tingkat Tinggi

“Data BPS menyebutkan meskipun sudah teraliri sinyal internet, sebagian besar penggunaan masih diperuntukkan untuk komunikasi. Untuk berdagang dan kegiatan berkegiatan produktif masih relatif rendah,” pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal