Survei TBRC: Airlangga Sosok Kuat Capres 2024

Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai sosok kuat Capres 2024. (Foto: net)
Minggu, 4 September 2022, 14:39 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Timur Barat Research Center (TBRC) kembali melakukan survei tentang dinamika persepsi dan pilihan masyarakat terhadap parpol dan tokoh-tokoh bakal capres 2024, pasca tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Jelang 1,5 tahun menjelang Pemilu 2024 pun, sejumlah parpol sudah memulai melakukan penjajakan koalisi. Beberapa di antaranya Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar-PPP-PAN), Gerindra-PKB, juga sejumlah parpol baru sudah berancang-ancang.

Para politisi menunjukkan dinamika dengan berbagai statement yang mengisyaratkan arah politiknya. Penjelasan para elite politik itu mulai memberi petunjuk tentang kotak-kotak koalisi yang mungkin terbentuk menjelang 2024 nanti.

Direktur Eksekutive TBRC Johanes Romeo mengatakan, survei dilakukan dengan terhadap 2.400 responden di 34 ibu kota provinsi di Indonesia via wawancara video call dan WhatsApp. "Di mana ada sekitar 188,6 juta masyarakat - dari total keseluruhan 269,6 juta penduduk Indonesia - sudah menggunakan ponsel pintar. Ini artinya, sekitar 70,1 persen penduduk Indonesia menjadikan ponsel sebagai sebuah perangkat primer," katanya, Minggu (4/9/2022).

Johanes menjelaskan, untuk mendapatkan sampel yang proporsional dari responden yang memiliki telepon tersebut terhadap karakteristik populasi nasional, dilakukan pembobotan terhadap sampel terpilih. Sampel hasil survei divalidasi untuk memastikan posisi responden yang dijadikan sampel sebagai pemilik telepon seluler, digunakan Aplikasi HLR Lookup dan Lacak dengan Lihat Kode Area Operator.

Sampel hasil survei divalidasi dengan membandingkan komposisi demografi sampel dan populasi hasil sensus BPS 2020. Demografi tersebut meliputi, provinsi, gender, desa-kota, umur, etnis, dan agama. Bila ada perbedaan signifikan antara demografi sampel dan populasi, maka dilakukan pembobotan data sedemikian rupa sehingga komposisi demografi sampel menjadi proporsional terhadap populasi.

Baca juga : Survei Warna Institute: Airlangga Miliki Peluang Capres Terkuat di Pilpres 2024

Margin of error dalam survei ini sebesar +/- 2.01% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Survei dilakukan pada 12-28 Agustus 2022. Hasil Survei capaian pemerintahan Jokowi-Maruf Amin jelang Pemilu 2024.

Kata Johanes, sebanyak 89,4 persen responden puas dengan penanganan Covid-19. Dan karenanya, pemerintah Jokowi-Maruf Amin dianggap mampu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara terhadap pandemi Covid-19, 7,2 persen menyatakan gagal, dan 3,4 persen tidak menjawab.

"Sebanyak 79,7 persen puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin dalam melakukan pemilihan ekonomi nasional akibat dampak Covid-19, sedangkan 12,9 persen tidak puas, dan 7,4 persen tidak menjawab," ucapnya.

Selanjutnya, dari hasil survei untuk sosok presiden yang diinginkan masyarakat, sebanyak 90,4 persen menginginkan sosok yang memiliki kemampuan mengelola perekonomian nasional dan memberikan dampak bagi peningkatan perekonomian keluarga masyarakat. Sebanyak 70,9 persen menginginkan sosok presiden yang tidak bisa dikontrol oleh kebijakan negara asing dan oligarki nasional serta internasional, 38,8 persen menginginkan sosok yang tegas dan berwibawa, 30,4 persen menginginkan sosok yang dekat dengan rakyat.

Dari hasil survei sosok presiden yang diinginkan oleh masyarakat, 39,5 persen menginginkan tokoh dari kalangan sipil, 37,7 persen dari kalangan militer, dan 22,8 tidak menjawab.

Dengan melakukan simulasi empat pasang capres-cawapres dengan komposisi dari kalangan militer-militer dan sipil-sipil, pasangan Airlangga Hartarto-Anies Baswedan (KIB) dipilih 26,3 persen, Prabowo Subianto-AHY (Gerindra-Demokrat) dipilih 23,6 persen, Andika Perkasa-Tito Karnavian (Nasdem, PKS, dan PKB) dipilih 17,3 persen, Ganjar Pranowo-Puan Maharani (PDIP) dipilih 20,7 persen.

Baca juga : Silaturahmi ke Tuan Guru Turmudzi Lombok, Puan Dapat Dukungan Maju Pilpres 2024

Sementara simulasi empat pasang capres-cawapres dengan komposisi sipil-militer, maka pasangan Airlangga Hartarto-Muldoko (KIB) dipilih 27,7 persen, Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawangsa (Gerindra-PKB) dipilih 22,3 persen, Andika Perkasa-Puan Maharani (PDIP) dipilih 20,2 persen. Sedangkan Anies Baswedan-Gatot Nurmantyo (Nasdem, PKS, Demokrat) dipilih 16,7 persen.

Sementara simulasi empat pasang capres-cawapres dengan pasangan nama. Hasilnya pasangan Airlangga-Khofifah Indar Parawansa (KIB) dipilih 30,2 persen. Lalu Andika Perkasa-Puan Maharani (PDIP) dipilih 24,2 persen, Ganjar Pranowo-Erick Thohir (Nasdem, PKS, dan Demokrat) dipilih 22,1 persen. Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Gerindra-PKB) dipilih 17,7 persen.

Kemudian untuk empat pasang capres-cawapres lainnya, maka hasilnya Airlangga-Ridwan Kamil (KIB) dipilih sebanyak 30,7 persen. Kemudian Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar (Gerindra dan PKB) dipilih 28,6 persen, Ganjar Pranowo-Puan Maharani (PDIP) dipilih 17,4 persen, Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (Nasdem, PKS, Demokrat) dipilih 14,7 persen.

Survei juga melakukan simulasi tiga pasangan capres-cawapres berbeda. Pasangan Airlangga-Andika Perkasa (KIB) dipilih sebanyak 34,3 persen, kemudian Ganjar Pranowo-Anies Baswedan (Nasdem, PKS, Demokrat) dipilih 27,8 persen, dan pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani (PDIP, Gerindra, PKB) dipilih 24,7 persen.

"Hasil survei di masyarakat, jika pemilu digelar hari ini, partai politik yang memiliki kursi di DPR RI yang akan dipilih, maka Golkar dipilih paling banyak, yaitu dari 2.400 responden sebanyak 15,6 persen memilih Golkar," ungkapnya.

Di urutan kedua PDIP dipilih 14,3 persen, Gerindra 13,7 persen, PKS 7,9 persen, Demokrat 7,1 persen, PKB 4,4 persen, Nasdem 4,3 persen, PAN 4,2 persen, dan PPP 4,1 persen. Sementara parpol yang tidak memiliki kursi di DPR RI dan parpol baru yang baru saja mendaftar di KPU sebanyak 7,3 persen, dan tidak menjawab 17,1 persen.

Baca juga : Survei INES: Airlangga Dinilai Paling Tepat Teruskan Presiden Jokowi

Kemudian, kata dia, parpol yang dipilih paling banyak jika pemilu digelar hari ini, maka Golkar diprediksi jadi juara di Pemilu 2024. Di mana Golkar memiliki tingkat keterpilihan yang melebihi hasil pemilu 2019, yaitu dipilih sebanyak 17,9 persen. Lalu PDIP 15,4 persen, Gerindra 15,1 persen, PKS 8,1 persen, Demokrat 7,4 persen, PKB 4,7 persen, Nasdem 4,4 persen, PPP 4,3 persen, PAN 4,1 persen, Perindo 3,1 persen, Prima 2,2 persen PSI 2,1 persen, dan partai lainnya di bawah 1 persen.

Menyikapi soal hasil survei TBRC, Pengamat Politik yang juga Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) Kunto Adi Wibowo mengatakan, survei TBRC itu sah-sah saja jika mengunggulkan Airlangga Hartarto. Karena, imbuhnya, Ketua Umum Golkar itu memiliki peluang yang besar jika maju sebagai capres 2024.

"Karena dia memiliki peluang besar untuk menang," katanya kepada wartawan, Minggu (4/8/2022).

Selain itu, kata Kunto, Airlangga juga telah memiliki kendaraan politik melalui Partai Golkar dan KIB, yang memperbesar peluangnya sebagai capres 2024. "Itu udah cukup untuk maju sebagai capres 2024," ujarnya.

Tambahnya, Airlangga perlu menunjukkan kepada masyarakat sebagai sosok calon pengganti Jokowi di Pilpres 2024. Tak hanya itu, Airlangga juga sudah menunjukkan melalui kinerjanya sebagai Menko Perekonomian dalam membantu Jokowi, terutama dalam pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19. (Yud)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal