Didukung Ulama Maju di Pilpres, Pengamat: Bukti Puan Dekat Tokoh Agama

Puan Maharani mendapat dukungan untuk maju di Pilpres 2024 dari ulama kharismatik di NTB. (Foto: ist)
Minggu, 28 Agustus 2022, 16:36 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Dukungan ulama kharismatik Tuan Guru Turmudzi Badarudin, pengasuh Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Puan Maharani untuk maju di Pilpres 2024, menepis stigma negatif yang mempertentangkan antara golongan nasionalis dengan Islam.

Pengamat Komunikasi Politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho menilai, dukungan dari Tuan Guru Turmudzi Badarudin tersebut menjadi bukti jika Puan berhasil merengkuh dukungan dari kelompok religius (Islam). Dikatakannya, selama ini ada kelompok yang memisahkan bahkan mempertentangkan golongan nasionalis dengan golongan Islam.

“Padahal jika kita melihat sejarah berdirinya republik ini, tak lepas dari perjuangan bersama para tokoh nasionalis dan tokoh Islam,” ujarnya, di Jakarta, Sabtu (6/8/2022) lalu.

Baca juga : Pengamat: Pidato Puan Menunjukkan Kelas sebagai Tokoh Bangsa

“Saya melihat Puan Maharani berusaha untuk melepaskan stigma negatif yang dimunculkan selama ini, bahwa tokoh nasionalis tidak dekat dengan tokoh-tokoh Islam,” tambahnya.

Untuk semakin menguatkan kedekatan Puan dengan para ulama tersebut, Catur menyarankan, diikuti dengan berbagai kegiatan kolaboratif, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat dan pesantren.

“Hal ini tentu saja bagus bagi Puan sebagai Ketua DPR sekaligus pengurus PDIP, apalagi jika diikuti dengan kegiatan-kegiatan kolaborasi antara partai dengan tokoh-tokoh agama untuk pemberdayaan masyarakat, pesantren, terutama perempuan,” katanya.

Baca juga : Menguatnya Dukungan Airlangga Capres, Pengamat: Berdampak Positif bagi Partai dan KIB

Selain itu, PDIP juga didorongnya semakin mengaktifkan lembaga Baitul Muslimin Indonesia, agar kolaborasi itu semakin melembaga. Untuk diketahui, Ketua DPR Puan Maharani bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Tuan Guru Turmudzi Badarudin di Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam pertemuan tersebut, Puan mendapat dukungan dari Tuan Guru Turmudzi untuk maju di Pilpres 2024.

"Saya datang bersilaturahmi dengan Tuan Guru Turmuzi selain melanjutkan tradisi hubungan baik dengan para ulama yang diajarkan kakek saya Bung Karno, juga menyambung silaturahmi Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Puan tentang kunjungannya ke pesantren Qomarul Huda, Sabtu (27/8/2022) lalu.

“Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu ini memiliki sejarah besar dalam moderasi Islam dan demokrasi Indonesia. Di tempat inilah dulu pernah digelar Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 17-20 November 1997. Salah satu rekomendasi Munas tersebut adalah tentang kedudukan perempuan dalam Islam,’’ sambungnya.

Baca juga : KPK Bongkar Dugaan Korupsi di Pemda DIY, Pengamat: Ini Baru terjadi di Era Firli

Dalam pertemuan itu, Tuan Guru Turmudzi Badarudin yang mengenakan sorban, peci, dan baju serba putih menjelaskan kembali peran pondok pesantren yang dipimpinnya dalam menyelenggarakan Munas yang sangat monumental itu.

“Munas alim ulama itu seperti mengakhiri debat panjang tentang kepemimpinan perempuan dalam Islam. Munas itu mengafirmasi keseteraan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam, juga mengakui kelebihan-kelebihan tertentu pada diri perempuan saat menjadi pemimpin,’’ jelas Tuan Guru Turmudzi.

Sementara dalam pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah itu, Tuan Guru Turmudzi memberikan poin-poin penting tentang bagaimana relasi agama dan negara, terutama bagaimana peranan dan kedudukan kepemimpinan perempuan menurut sudut pandang Islam. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal