LampuHijau.co.id - Relawan pendukung Ganjar Pranowo Presiden (GPP) DKI Jakarta optimis dengan pilihannya untuk mengusung Ganjar Pranowo melaju pada perhelatan Calon Presiden (Capres) 2024 mendatang.
Ketua DPD GPP DKI Jakarta Nazarudin Lubis mengatakan, gelombang dukungan kepada Ganjar Pranowo mengalir dari tim eks pengurus PDI Perjuangan lintas generasi, lintas partai, lintas profesi dan wong cilik, serta militan lainnya.
"Kami mendeklarasikan untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024-2029 dan mendukung penuh program kerja Jokowi sampai 2024," katanya di Gedung Djoang45, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).
Baca juga : Rempuni Deklarasi Dukung Puan Maharani Capres 2024
Pengerucutan suara dukungan kepada Ganjar Pranowo telah disepakati oleh sejumlah kalangan di GPP DKI Jakarta. "Pemilihan Ganjar Pranowo Presiden, karena menurut kami itulah yang sangat tepat. Dari beberapa lintas partai setuju dengan mengerucut ke satu nama yakni, Ganjar Pranowo Presiden," ujarnya.
Selain itu, GPP DKI Jakarta juga optimis dengan pencalonan usungan Ganjar Pranowo untuk melaju pada pemilihan Capres mendatang. Hal itu juga sudah disepakati oleh simpatisan GPP di tingkat pinggiran Jakarta.
"Kami sangat yakin dan optimis di tingkat pinggiran Jakarta mereka setuju, satu suara untuk Ganjar Pranowo," ujarnya.
Baca juga : Perkembangan Sangat Pesat, Pras Dukung Penuh Kemajuan Cabor Esports
Sementara Ketua DPP GPP Achmad Syaiful mengatakan, deklarasi dan pembentukan organisasi DPW GPP DKI Jakarta merupakan upaya menghimpun kekuatan pendukung Ganjar Pranowo di Jakarta. "Arus dukungan dari masyarakat Jakarta mendorong Pak Ganjar Pranowo untuk calon presiden (Capres) pada 2024 sangat kuat sehingga perlu diwadahi agar gerakan kerelawanan berjalan seirama," katanya.
Menurut Achmad Syaiful, pengerucutan pada Ganjar Pranowo karena dinilai sangat pantas dari sisi kinerja dan elektabilitas. Sosok Ganjar, sambungnya, terlihat sangat tegas dan anti intoleransi dan mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"DPD GPP sudah ada 17 yang tersebar di Jateng, Jatim, Jabar, Kalimantan, Kaltim, Kendari, NTT, NTB, Banten, Medan dan lainnya. Kita awali dari DKI Jakarta, nanti ke semua daerah, semua berjalan sampai akhir 2022," tutupnya. (yud)