Puan Ingatkan Tren Covid Naik, Komisi IX DPR: Gas dan Rem Perlu Dilakukan

Senin, 25 Juli 2022, 16:21 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan seluruh stakeholder memberi perhatian lebih terhadap penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah. Hal itu menyikapi kasus Covid-19 yang mengalami tren kenaikan menyusul munculnya subvarian Omicron baru, khususnya BA.4 dan BA.5.

“Untuk mengantisipasi peningkatan kasus terhadap anak-anak, protokol kesehatan harus semakin dioptimalkan,” kata Puan.

Menyikapi imbauan Puan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo ikut mengingatkan, agar pemerintah terus mewaspadai mengenai adanya tren kenaikan kasus Covid-19. Tujuannya, mengantisipasi terkendalinya penanganan kasus Covid-19, terutama dalam proses belajar mengajar secara tatap muka di lingkungan sekolah.

Baca juga : Puan Usul Cuti Hamil Jadi 6 Bulan, Komisi IX: Usulan Bagus dan Rasional, Kita Siap Perjuangkan

“Apa yang disampaikan Mba Puan tepat dan saya setuju untuk menyikapi telah ditemukannya subvarian BA.2.75 itu saya kira kita harus waspada. Seiring dengan apa yang disampaikan Mba Puan untuk semakin kita meningkatkan kembali protokol kesehatan (Prokes),” kata Rahmad kepada awak media, di Jakarta, Senin (25/7/2022).

“Terutama di sekolah juga harus kita ingatkan lagi kepada pemerintah dan semua pihak, terutama kepada dinas-dinas pendidikan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, politikus dari Fraksi PDI Perjuangan ini pun meminta pemerintah menggencarkan kembali pemberian vaksinasi lengkap kepada masyarakat. Tentunya, dibarengi dengan Prokes secara ketat dimana pun berada.

Baca juga : Puan Ingatkan Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pemilu, DPR Siap Kawal

“Harus diikuti dengan prokes yang disampaikan presiden juga tepat saatnya kembali kita menggunakan masker. Gas dan rem perlu dilakukan lagi dengan konsisten, bila adanya penurunan dilakukan pelonggaran, atau penyesuaian,” ujarnya.

“Tetapi ketika kasusnya naik, kita harus perketat lagi dengan prokes wajib 3 M. Di ruang terbuka pun kita harus taat dan tertib menggunakan masker dan 3 M nya itu,” tegasnya.

Seperti diketahui, Puan Maharani mengingatkan Dinas Pendidikan di tiap-tiap daerah agar lebih banyak turun ke lapangan untuk mengecek sekolah-sekolah di wilayahnya. Puan menyebut, DPR melalui Komisi X DPR akan ikut melakukan pengawasan.

Baca juga : Hardiknas, Puan Ingatkan Pesan Ki Hajar Dewantara dan Pentingnya Peran Pemerintah

“Perlu dilakukan peninjauan penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah. Bagaimana sistem pengaturan social distancingnya. Jadi, saya kira sistem pemantauan kesehatan siswa dan berbagai aturan yang pendukung pencegahan penyebaran Covid-19 lainnya harus lebih efektif,” paparnya.

Puan juga meminta Satgas Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan testing, tracing dan treatment (3T), agar laju kenaikan kasus bisa ditekan semaksimal mungkin. Apalagi dengan adanya prediksi munculnya gelombang baru Corona akibat subvarian BA.4 dan BA.5.

“Di Indonesia juga telah ditemukan subvarian Omicron BA.2.57 yang telah menjangkiti sejumlah negara lainnya. Prosedur 3T tidak boleh kendur, terutama testing termasuk di sekolah-sekolah,” pungkas Puan. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal