Politisi PDI-P Nilai Ganjar Sudah Kelewat Batas, Kerjanya cuma Main Medsos

Kamis, 2 Juni 2022, 08:56 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Anggota DPR RI Fraksi PDI-P, Trimedya Panjaitan menilai, langkah Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang getol ingin nyapres di 2024 sudah kelewat batas. Trimedya pun mempertanyakan kinerja Ganjar Pranowo selama 8 tahun menjabat Gubernur Jateng.

Menurut Trimedya, rekam jejak Ketua DPR RI Puan Maharani jelas, mulai dari Ketua Fraksi PDIP di DPR dan saat menjadi oposisi era pemerintahan SBY. Puan dinilai mengorganisasi anggota, lalu menjadi Menko PMK, mengoordinasikan tujuh kementerian, pun ketika menjadi Ketua DPR memimpin di tengah kader-kader terbaik parpol di level pimpinan.

"Ganjar apa kinerjanya 8 tahun jadi gubernur, selain main di medsos apa kinerjanya?" kata Trimedya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/6/2022) kemarin.

Baca juga : Atasi Polusi Udara Jakarta, Kendaraan Umum Harus Listrik

"Tolong gambarkan track record Ganjar di DPR, kemudian sebagai gubernur selesaikan Wadas itu. Selesaikan rob itu, berapa jalan yang terbangun, kemudian sekarang diramaikan kemiskinan di Jateng malah naik. Tolong masyarakat juga apple to apple memperbandingkan," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, langkah Ganjar yang dinilai bermanuver untuk nyapres di 2024 sudah kelewat batas. Bahkan, dalam istilah masyarakat Jawa, menurut Trimedya, bisa disebut kemlinthi yang bisa diartikan sok atau congkak.

"Kalau kata orang Jawa, kemlinthi ya. Sudah kemlinthi dia, harusnya sabar dulu dia jalankan tugasnya sebagai gubernur Jateng dia berinteraksi dengan kawan-kawan struktur di sana DPD DPC DPRD provinsi DPRD kab/kota, itu baru," ujar Trimedya, yang juga Wakil Ketua MKD DPR.

Baca juga : Elektabilitas Puan Naik, Pengamat: Masyarakat Melihat Kinerjanya yang Tulus dan Produktif

Selain itu, langkah Ganjar, dikatakannya, terlalu menampilkan syahwat politik. Hal itu terlihat dari safarinya ke berbagai wilayah di Indonesia belakangan ini.

Diketahui, Ganjar aktif keliling Indonesia mulai dari Sumut hingga Makassar, Sulsel.

"Ini kan kelihatan main semua, ke mana mana semua jalan ke Medan ke Makassar. Ya, kita ketawa-ketawa saja pada saat PON Papua ada yang teriak Ganjar... Ganjar... Siapa orang Papua yang tahu Ganjar, kelihatan bener by design (sudah diatur), apalagi orang yang mengerti politik," ungkap legislator dapil Sumut II ini.

Baca juga : Panitia Pilkades Dilarang Memungut Biaya dari Balon Kades

Untuk itu, Trimedya menekankan, seharusnya Ganjar sebagai salah satu kader yang tergolong lama paham karakter PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Dan bagi saya sebagai kader PDI Perjuangan, Ganjar tidak menghargai Ibu (Megawati),” pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal