Di Acara PBB, Puan Tekankan Pentingnya Kerja Sama Parlemen Dunia dalam Mitigasi Bencana

Kamis, 26 Mei 2022, 17:42 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya peran parlemen dalam memitigasi dan menangani bencana di setiap negara. Ia menilai, dukungan dari parlemen menjadi kunci terwujudnya kerja sama dunia dalam hal penanganan kebencanaan.

“Parlemen berada dalam posisi yang unik dalam penanganan bencana: sebagai katalis pembuatan kebijakan, menjembatani kepentingan berbagai pihak, dan mewakili konstituen,” kata Puan Maharani, saat memberikan pidato kunci dalam Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali, Kamis (26/5/2022).

GPDRR merupakan pertemuan global khusus kebencanaan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelenggarakan agenda tersebut setiap dua tahun sekali, dan kali ini Indonesia kebagian sebagai tuan rumah.

Baca juga : May Day, Puan: Silakan Gelar Aksi yang Damai, DPR Siap Fasilitasi Aspirasi Buruh

Di hadapan delegasi dari berbagai negara yang hadir, Puan menekankan bahwa parlemen Indonesia setidaknya memiliki empat peran penting dalam mendukung Pemerintah RI dalam hal penanganan kebencanaan. Pertama, memperkuat kebijakan pembangunan yang memperhatikan daya dukung lingkungan hidup.

Lalu kedua, mendukung kebijakan manajemen bencana yang dapat melibatkan peran serta seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat umum, dan industri. Ketiga, memberikan landasan hukum dalam mengelola pembangunan yang berwawasan lingkungan dan manajemen bencana.

“Keempat, memberikan anggaran yang cukup dalam pengurangan risiko dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana,” terang Puan.

Baca juga : Perkuat Legitimasi Pejabat Kepala Daerah, Puan Ingatkan Pentingnya Partisipasi Publik

Politisi PDI-P ini pun menegaskan, parlemen di Indonesia dan berbagai belahan dunia semakin menyadari peran strategis dalam penguatan kerja sama internasional untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Isu lingkungan ini bahkan menjadi salah satu perhatian bersama di acara Inter Parliamentary Union (IPU). Sebagai Presiden Majelis IPU ke-144 di Bali, 20 -24 Maret 2022 lalu. Puan telah memimpin disepakatinya Deklarasi Nusa Dua terkait upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Sementara dalam Deklarasi Nusa Dua, parlemen-parlemen negara dunia menegaskan komitmen untuk penguatan aksi nasional untuk mewujudkan komitmen global, yaitu mencapai net zero emission.

Baca juga : Dipastikan Bakal Sepi Pembeli, Pedagang Pecinan Petak Sembilan Tolak Direlokasi

“Serta dukungan terhadap pembiayaan iklim bagi negara berkembang sebesar US$ 100 miliiar yang harus segera dipenuhi,” tandas Cucu dari Presiden pertama RI Soekarno ini. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal