Pansus ke Riau untuk Kebut Pemilihan Wagub, Syaikhu Siap Dampingi Anies

Ahmad Syaikhu. (Foto: net)
Senin, 27 Mei 2019, 08:12 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Riau untuk belajar seputar pemilihan wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno. Pasalnya, provinsi tersebut telah memiliki pengalaman mengangkat wakil gubernurnya.

"Riau kan sudah melakukan pemilihan. Pansus sudah kunker. Baru pulang Jumat kemarin,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, Minggu (26/5/2019).

Menurut dia, hasil kunker dan tindak lanjutnya akan dirapatkan kembali Senin (27/5) hari ini. Ia berharap setelah berkunjung ke Riau, Pansus Pemilihan Wagub bisa segera merumuskan tata tertib pemilihan. "Kalau tata tertib sama Panlih bisa sebelum Lebaran kalau dikebut,” ujar Taufik.

Baca juga : Herman Sebut Raihan Kursi Dapil Jawa Barat VIII Cukup Baik

Anggota pansus wagub, Sjahrial, mengungkapkan hasil kunker ke Riau segera dirumuskan agar proses pemilihan dapat terealisasi. "Prinsipnya lebih cepat lebih baik. Karena Gubernur butuh didampingi Wagub dalam menjalankan tugas-tugasnya," singkatnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Kementerian Dalam Negeri menyarankan agar DPRD DKI belajar dari Jambi dan Riau terkait pemilihan wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Hal ini disampaikan Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik dalam rapat perdana Pansus Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Senin (20/5). Akmal mengatakan, pansus perlu menyusun tata tertib terlebih dahulu.

"Kami memang sarankan untuk contoh ke Jambi atau ke Riau yang sudah melakukan hal yang sama, itu bagus. Tetapi, kalau di Kepri kami tidak sarankan karena ada persoalan mundur ketika sudah terpilih,” kata Akmal.

Baca juga : TKN Jokowi-Maruf dan Relawan GoJo Bagikan Takjil untuk TNI-Polri di Bundaran HI

Sementara, Cawagub DKI Jakarta, Ahmad Syaikhu mengaku siap dipilih menjadi Wagub DKI selama belum dilantik menjadi anggota DPR RI. "Ya di Senayan juga belum dilantik. Kalau pemilihan sebelum 1 Oktober 2019, ya enggak ada alasan juga untuk saya mundur kan. Tetapi kan belum dilantik DPR RI,” kata di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/5).

Karena itu, ia menyerahkan proses pemilihan cawagub DKI kepada panitia khusus (Pansus) yang telah terbentuk dan mengadakan rapat. Ia akan mengikuti mekanisme yang telah ditentukan oleh Pansus Pemilihan Cawagub DKI.

"Ya mudah-mudahan lah, itu teman-teman di dewan bisa cepat menyelesaikan Pansus. Kemudian juga Panlih (panitia pemilihan) segera dibentuk sesuai dengan aturan yang dibuat itu. Segera dipilih wagub yang disepakati,” ujar Syaikhu.

Baca juga : Demo Ricuh di Bawaslu, Komisi I DPR Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan

Menurutnya, pemilihan wagub DKI sudah terlalu lama. Dari mulai Pemilu belum digelar sampai selesai pengumuman hasil Pemilu 2019, belum juga dilakukan pemilihan wagub. "Padahal, banyak persoalan di DKI yang harus segera ditangani. Sudah terlalu lama. Sementara persoalan di DKI banyak hal yang harus ditangani,” pungkas Syaikhu. (DRI/RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal