Tak Mampu Cari Dukungan Partai Lain, Anis: DPP Partai Demokrat Tarik Dukungan dari Dalle

Sabtu, 26 Maret 2022, 08:07 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Dinilai tidak mampu mencari partner dukungan dari partai lain di DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sulteng), akhirnya DPP Partai Demokrat menarik dukungan dari Dalle Effendi. Dukungan ini untuk mengisi kekosongan atau pergantian antar waktu (PAW) jabatan Wakil Bupati Koltim Andi Merya, yang kini diitahan KPK karena terkena operasi tangkap tangan (OTT).

"Benar, dukungan kita yang tadinya ke Dalle Effendi, kita geser ke yang lain. Karena Dalle ini tidak bisa mendapat juga dukungan dari partai lain," kata Anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Demokrat, Anis Fauzan, kepada lampuhijau.co.id, Jumat (25/3/2022).

Baca juga : Silaturrahmi Dengan Kapolda Metro Jaya, Demokrat Jakarta Diminta Tingkatkan Kolaborasi

DPRD Kab. Koltim memiliki 25 kursi yang didominasi Partai Nasdem dengan raihan 9 kursi. Sementara 7 partai lain mendapatkan 2 sampai 4 kursi. Dan Partai Demokrat hanya 2 kursi. Artinya, Partai Demokrat harus bersama partai lain untuk bisa mengusung Dalle Effendi menjadi calon Wakil Bupati Koltim.

"Dan karena kesempatan yang kita berikan ke Dalle Effendi tidak berhasil mendapatkan dukungan dari partai lain di DPRD Kabupaten Koltim, maka kita putuskan mengalihkan dukungan ke calon lain," tandas Anis yang mantan Humas DPD Partai Demokrat DKI Jakarta ini.

Baca juga : Pamer Gepokan Uang di Tiktok, Dirut PD Pasar Kabupaten Tangerang Mundur dari Jabatan

Seperti diketahui, Bupati Koltim Andi Merya terjaring OTT KPK. Bupati Andi ditangkap dengan dugaan perkara terkait dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Itu terjadi 21 September 2021 lalu.

Bupati Andi Merya ditangkap dengan status baru resmi menjabat sekitar 3 bulan sebagai Bupati Kolaka Timur. Melansir situs resmi Pemprov Sulawesi Utara, Andi Merya resmi dilantik sebagai Bupati Kolaka Timur pada 14 Juni 2021. Gubernur Sulawesi Utara Ali Mazi melantik Andi Merya secara langsung dengan masa jabatan 2021-2026. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.74-1220 Tahun 2021 per tanggal 2 Juni 2021.

Baca juga : Hadiri Natal DPP Partai, Mujiyono: Demokrat DKI Rumah Besar Umat Beragama

Andi Merya sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Koltim untuk periode 2021-2026. Andi Merya dilantik menjadi Bupati Kolaka Timur setelah bupati sebelumnya, Samsul Bahri Majid meninggal dunia disebabkan serangan jantung pada Maret 2021. Padahal, ketika itu Samsul baru sekitar 21 hari menjadi Bupati bersama dengan Andi Merya yang berstatus wakil bupati.

Andi Merya sebelumnya adalah wakil bupati Koltim periode 2016-2021. Sementara 2 periode sebelumnya dia menjabat Anggota DPRD Kolaka dan anggota DPRD Koltim. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal