Posisi Buncit di Berbagai Survei, Cak Imin Pede Nyapres dengan Slogan "Kita Bisa"

Rabu, 9 Februari 2022, 10:13 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyatakan keyakinannya dan rasa optimistis untuk maju sebagai bakal calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang. Maskipun, di berbagai hasil survei dirinya berada di posisi paling buncit alias tertinggal jauh dari yang lainnya.

Untuk mewujudkan rasa optimistis tersebut, Cak Imin mendeklarasikan tagline atau slogan ‘Kita Bisa’ ketika bertemu dengan ratusan purna-pekerja migran Indonesia (PMI) se-Jawa Barat (Jabar) di Kota Bandung, Minggu (6/2/2022) lalu.

“Optimis kita bisa. Kita bisa. Jadi tagline kita sejak sore ini bertambah: kita bisa! Kita bisa, kita bisa!” kata Cak Imin di hadapan ratusan purna PMI se-Jabar, seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/2/2022) kemarin.

Baca juga : Polri Dilibatkan Pendampingan dalam Penggunaan Dana Desa

Bahkan dalam sejumlah kesempatan, Cak Imin menyatakan, dirinya yakin, optimis, dan percaya diri bakal menang bila maju Nyapres di Pilpres 2024. Meskipun ia mengaku, langkah menuju Pilpres 2024 terkadang memunculkan tanda tanya bagi dirinya, tentang kemampuannya meyakinkan rakyat dan mengalahkan para pemilik modal besar.

“Tapi kadang kalau malam-malam berfikir, apa iya ya kekuatan kita ini bisa pada titik itu (jadi presiden). Apa iya, ya, pasukan-pasukan kita ini bisa meyakinkan rakyat dan masyarakat? Apa iya, ya, kita bisa mengalahkan pemilik-pemilik modal besar? Apa iya, kita yakin, santri yang pas-pasan ini bisa sampai titik (jadi presiden),” ungkapnya.

Namun, setelah bertemu dengan ratusan purna PMI se-Jabar, Cak Imin mengatakan, keyakinannya semakin mantap dan bertambah untuk bisa memenangkan Pilpres 2024.

Baca juga : Polsek Jalancagak Imbau Pelajar Patuhi Prokes dan Tak Unjuk Rasa

“Alhamdulillah, dengan ketemu ibu-ibu dan saudara-saudara ini, dengan mengucapkan, Bismillahirrahmanirrahim, Insya Allah, kita bisa!” ucapnya.

Seperti diketahui, PKB sendiri dalam sejumlah kesempatan terlihat serius bakal mengusung Cak Imin sebagai capres 2024. Waketum PKB Jazilul Fawaid pun pernah mengungkapkan bahwa duet ideal Cak Imin di Pilpres 2024 adalah Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto.

Sayangnya, elektabilitas Cak Imin yang dirilis sejumlah lembaga survei dalam beberapa waktu terakhir sangat rendah. Bahkan, tertinggal jauh dari nama-nama lain yang juga dimunculkan sebagai bakal capres di Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga : Mantul! Polisi di Tangerang Berbagi Nasi Kotak dengan Tukang Becak untuk Buka Puasa

Seperti survei yang dipublikasikan Indikator Politik Indonesia pada Januari lalu misalnya, elektabilitas Cak Imin hanya 0,3 persen. Persentase itu bahkan jauh di bawah Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (0,6 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (1,6 persen), maupun Prabowo (13,1 persen).

Sementara berdasarkan survei kolaborasi Politika Research & Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) akhir 2021, elektabilitas Cak Imin sebesar 0,1 persen. Angka itu jauh di bawah Ketua Umum Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebesar 0,6 persen, bahkan AHY sebesar 4,3 persen, dan Prabowo sebesar 21,6 persen.

Pada survei yang sama, nama mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu juga muncul dalam simulasi koalisi parpol yang melibatkan PKB. Itu pun dia jadi opsi terakhir alias posisi buncit. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal