LampuHijau.co.id - Hadir pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Senin, (10/1/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada PDIP yang sudah mendekati usia emas dan berhasil menjadi parpol terbesar di Indonesia.
"Selamat hari ulang tahun ke-49 PDI Perjuangan. Alhamdulillah, saat ini mencapai usia 49 tahun, PDIP telah berhasil jadi partai politik terbesar di Indonesia,” tutur Presiden Jokowi dalam sambutannya secara daring, Senin, (10/1/2022).
Lebih lanjut Jokowi mengatakan, PDIP sudah mencapai sebagai parpol yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, dan konsisten memperjuangkan kedaulatan negara dan kemandirian bangsa.
Baca juga : Inul Daratista dan Dewi Perssik Akan Kolaborasi di HUT ke 27 Indosiar
Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan PDIP kepada pemerintah, dalam menyiapkan kebijakan dan dalam menghadapi masa-masa sulit akibat pandemi COVID-19.
“Alhamdulillah, kita berhasil mengelola tantangan yang sangat kompleks ini. Kalau kita lihat di bulan Juli kita betul-betul pada posisi yang penuh dengan kengerian dengan angka kasus 56 ribu per hari. Dan kasus konfirmasi per 9 Januari kemarin sebanyak 529 kasus turun 99 persen dari puncak di bulan Juli lalu. Ini patut kita syukuri,” ungkap Jokowi.
Di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jokowi juga mengungkapkan keberhasilan capaian vaksinasi yang terus dipercepat.
Baca juga : Inul Daratista dan Dewi Perssik Akan Kolaborasi di HUT ke-27 Indosiar
Diketahui, Indonesia masuk lima besar dengan jumlah vaksinasi terbanyak di dunia. Diungkapkan Jokowi, sebanyak 288 juta dosis vaksin, telah disuntikkan ke rakyat Indonesia. Dosis pertama mencapai 81 persen, dosis kedua 56 persen. Sedangkan, 29 provinsi dari total 34 provinsi telah menyuntikkan dosis pertama di atas 74 persen.
“Walaupun kita berhasil lewati proses pandemi, namun kita harus tetap hati-hati, waspada terhadap kemungkinan risiko pandemi, karena adanya varian Omicron seperti yang disampaikan Ibu Mega,” tambah Jokowi.
Jokowi menegaskan bahwa pandemi tidak boleh menghentikan upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup rakyat. Termasuk masalah stunting yang menjadi tantangan SDM unggul Indonesia.
Baca juga : Lindungi Anak-Anak Jakarta dari COVID-19, Ini Syarat yang Ditetapkan Dinkes DKI
“(Stunting) terus kita turunkan. Alhamdulillah, angka Stunting di 2021 turun jadi 24,4 persen dari yang sebelumnya 37, 2 persen, 7 tahun yang lalu,” ungkap Jokowi.
Sementara Jokowi juga menjamin, jika pemerintah akan terus membuka dan mempermudah akses pendidikan. Utamanya, bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Bantuan dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi juga terus kita lanjutkan. Misalnya untuk tahun 2021 kartu Indonesia pintar dengan anggaran Rp11 triliun untuk 21 juta siswa seluruh tanah air. KIP Kuliah anggaran sebesar Rp9,4 triliun juga diberikan kepada 1,1 juta mahasiswa seluruh tanah air di 2021,” tandas Jokowi. (Asp)