Omicron Terdeteksi di Jatim, LaNyalla Minta Pemprov Beri Perhatian dan Langkah Serius

Senin, 3 Januari 2022, 19:48 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah provinsi dan pemerintah kota/kabupaten di Jatim segera memberikan perhatian serius, terkait terdeteksi masuknya varian B1.1.529 Omicron ke wilayah Kota Surabaya.

“Masuknya Omicron di Jatim ini perlu menjadi perhatian serius. Segera lakukan langkah supaya potensi penyebaran varian ini bisa dicegah sehingga tidak membuat lonjakan kasus Covid-19 lagi,” kata LaNyalla, Senin (3/1/2022).

Baca juga : Kunjungi Pengungsi Erupsi Semeru, Puan Minta Pemerintah Berikan Perhatian Maksimal dan Perbaiki Infrastruktur

Menurut LaNyalla, ketika varian Omicron memiliki daya tular lebih cepat dan tidak ada langkah antisipasi lebih awal, maka akan berisiko terjadi penularan yang lebih luas. “Makanya selain karantina bagi warga yang terdeteksi, segera lakukan lanjutan blocking maupun tracing dengan swab massal bagi masyarakat sekitar maupun yang sempat berhubungan fisik dengan warga yang terdeteksi,” jelasnya.

Ditambahkannya, sosialisasi secara masif tentang pentingnya protokol kesehatan tidak boleh terlupakan. Tentu saja sambil melihat pergerakan Covid di daerah masing-masing.

Baca juga : Omicron Masuk Indonesia, DPR Minta Pemerintah Ubah Aturan PPKM Nataru

Diketahui, kasus varian Omicron di Surabaya terdeteksi pasca penderita berlibur dan reuni keluarga di Bali. Hiingga hari Minggu (2/1/2022), ada dua orang yang terdeteksi, namun kondisinya OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Untuk masyarakat yang kemarin liburan ke Bali, saya anjurkan mengantisipasi potensi tertular Omicron dengan melakukan tes PCR dan isolasi mandiri. Kemudian tetap tenang dan tidak perlu panik,” tambahnya.

Baca juga : Polda Jatim Gelar Anev Sitkamtibmas Serta Persiapan Natal dan Tahun Baru

Sementara Senator asal Jawa Timur tersebut juga berharap, masyarakat secara aktif mengakses perkembangan informasi terkait varian Omicron. Jika terdapat gejala yang mirip, dapat segera mencari pengobatan agar tidak berpotensi menularkan kepada orang lain.

"Apalagi ada beberapa ahli yang menyebut bahwa ada penurunan efektivitas Vaksin Covid-19 dalam melawan virus Omicron,” pungkasnya (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal