LampuHijau.co.id - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, pasca Pileg 2019 dipastikan kekuatan Gubernur DKI Anies Baswedan di parlemen makin kuat.
Pasalnya, total raihan kursi parpol pendukung Anies mencapai 54 kursi. Rinciannya, Partai Gerindra 19 kursi, PKS 16 kursi, Partai Demokrat 10 kursi dan PAN 9 kursi. Sementara, sebelumnya pendukung Anies memiliki 38 kursi. Sedangkan kubu 'lawan' cuma meraih 52 kursi. Komposisi lengkapnya adalah PDIP 25 kursi, PSI 8 kursi, Partai Nasdem 7 kursi, PPP 1 kursi, Partai Golkar 6 kursi dan PKB 5 kursi.
"Alhamdulillah, pasukan Pak Gubernur di Jakarta bertambah. Jadi, kalo ada votting kita menang," kata Taufik saat buka puasa bersama bareng Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Jalan Taman Suropati No. 7, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Baca juga : Prilly Latuconsina Perang Lawan Akun Bodong dan Media Tak Berimbang
Taufik juga menambahkan, mayoritas wakil rakyat yang terpilih merupakan anak-anak muda yang memiliki kemampuan mumpuni di bidangnya masing-masing.
Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dengan kegiatan buka puasa bersama ini maka tidak ada sekat, karena di manapun tempat duduknya tidak akan mengubah kedudukan seseorang.
"Buka puasa bersama ini sebagai penguatan ke-HMI-an, karena sebagai alumni HMI (KAHMI) harus tetap menjaga silaturahmi kapanpun waktunya dan di manapun tempatnya," kata Anies di hadapan aktivis KAHMI Jaya, yang dikomandani Mohamad Taufik dan M. Amin.
Baca juga : Jelang Pengumuman KPU 22 Mei, Santri di Bekasi Gelar Doa Bersama
Anies juga meminta, KAHMI Jaya mengubah mindset dalam tataran nyata serta mengurangi dialektika yang berlebihan. Dalam kesempatan tersebut, Anies pun berpesan soal penguatan keislaman untuk menjaga nilai-nilai sosial sebagai wujud kesalehan sosial.
"Karena akhlaqul karimah merupakan kunci dari segala sosialisasi dalam mewujudkan lima insan cita HMI," ujar Gubernur.
Menurut Anies, HMI connection tetap harus diperkuat sebagai wujud jiwa korsa HMI dalam berbagai kesempatan untuk meraih cita-cita. "Dalam bulan Ramadan seluruh jamaah KAHMI wajib berintropeksi untuk kebaikan keislaman, keumatan, dan ke-Indonesia-an," pungkas Anies.
Baca juga : Rekonsiliasi Pasca Pemilu, Kapolsek Neglasari: Mari Kita Saling Berpelukan
Setelah buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat Tarawih berjamaah. Ketua Panitia Buka Puasa KAHMI Jaya Imam Sofwan menambahkan, kegiatan buka puasa bersama dan salat Tarawih berjamaah merupakan salah satu cara penguatan jiwa HMI, yang semuanya dikemas secara elegan dan alami sesuai dengan tradisi budaya keindonesiaan.
"Kawah candradimuka HMI memberikan warna sesuai dengan profesionalismenya dan kompetensi dari basic keilmuannya. Namun ketika bertemu di event buka bersama, maka semua cair menjadi satu nafas HMI apapun kondisi yang ada," terang Imam. (AZS/RBN)