LampuHijau.co.id - Paolo Maldini memastikan transfer Fikayo Tomori dari Chelsea kian mendekati kesepakatan. Namun, Direktur Teknik AC Milan juga mengungkap bahwa transfer bek muda potensial tersebut bisa saja menemui kegagalan.
Fikayo Tomori masuk ke dalam radar transfer AC Milan sebagai solusi untuk memperkuat lini pertahanan. Sejatinya, Tomori bukan pilihan utama Rossoneri. Mohamed Simakan dari Strasbourg tadinya adalah target nomor satu AC Milan.
Baca juga : Kementan Terus Memperkuat Sistem Kearsipan
Namun, karena Simakan mengalami cedera lutut yang harus membuatnya absen selama dua bulan, Milan pun menarik diri. Tomori pun muncul sebagai alternatif. Kini, I Rossoneri, julukan AC Milan, disebut sudah kian dekat untuk memboyong Tomori ke San Siro, tetapi Maldini belum dapat memastikannya karena proses transfer yang berjalan rumit.
"Sudah sangat dekat. Tapi, kami berada dalam posisi mengonfirmasi penandatanganan atau tidak mengontraknya sama sekali, semuanya bisa gagal hanya dengan satu detail," katanya dikutip Sky Sports, Selasa (19/1). "Kami melihat dia memiliki kualitas sehingga dapat memperkuat pertahanan tim saat ini. Itulah kenapa Milan menginginkan Tomori."
Baca juga : Wow, Komisi E Guyur Dinkes Rp 769 Miliar
Salah satu masalah pengganjal dalam kepindahan Fikayo Tomori ke AC Milan dikabarkan terkait biaya transfer. Chelsea selaku pemilik bek kelahiran Kanada itu ingin kesepakatan transfer peminjaman pemain plus opsi beli senilai 30 juta euro (sekitar 510 miiliar rupiah).
Nilai untuk mempermanenkan Tomori diklaim terlalu tinggi dan sangat memberatkan Rossoneri. Terlebih lagi, raksasa Italia itu tengah mengalami krisis finansial akibat pandemi covid-19.
Baca juga : Bayi Baru Brojol Dibuang ke Kali Ciliwung
Namun, menurut Sky Sport, kedua klub saat ini hampir menyetujui kesepakatan pinjaman dengan opsi beli 28 juta euro (470 miliar rupiah). Nilai tersebut pun dapat menjadi jalan tengah bagi kedua tim meski Maldini belum menyatakan kepastian kesepakatan transfer.(FrK)