LampuHijau.co.id - Sebelum bekerja sama di Liverpool, Sadio Mane ternyata pernah menyimpan dendam dengan sang manajer, Jurgen Klopp.
Ketika itu, Klopp, yang masih menakhodai Borussia Dortmund ingin memboyong pemain asal Senegal itu ke Signal Iduna Park. Namun, Mane yang masih memperkuat Southampton menolaknya.
Baca juga : Suarez Bantah Pemain Barca Tolak Potong Gaji
Alasannya sangat sepele, Klopp pernah memandang Klopp hanya dengan sebelah mata. "Dia pernah bilang saya seperti seorang rapper, banyak omong!" kata Mane.
Mane yang kesal tentu tak terima perkataan Klopp. Ketika itu, Mane menyebut Klopp melakukan kesalahan besar. "Saya pikir dia pasti salah. Itu adalah pengalaman hidup. Namun saya juga menyadari, kalau suatu hari ketemu dia lagi, saya harus menunjukkan hal yang lebih," ucap pemain Liverpool berusia 27 tahun tersebut.
Baca juga : Korban Gempa Di Bogor Terima Paket Pangan dari ACT
Sadio Mane akhirnya bekerja di bawah arahan Klopp. Pada 1 Juli 2016, dia tidak bisa menolak tawaran kedua dari Klopp, yang sudah menjadi pelatih Liverpool. Setelah berkeja sama selama empat tahun, Mane menyadari kalau Klopp merupakan manajer yang istimewa. Terlebih, pada 2019, mereka berhasil memenangkan Liga Champions.
"Yang membuat Klopp istimewa adalah, dia tidak pernah berhenti untuk percaya. Dalam pertemuan sebelum pertandingan, dia selalu percaya kalau kami selalu bisa menang," kata Mane menegaskan.(FrK)