LampuHijau.co.id - Striker Porto, Moussa Marega mendapat perlakuan rasialisme dari suporter Vitoria SC. Insiden itu terjadi saat Porto bertandang ke Vitoria SC dalam lanjutan Liga Portugal di Stadion D. Afonso Henriques, Senin (17/2).
Marega yang berhasil mencetak gol kemenangan Porto, langsung mendapatkan serangan rasialisme dari suporter tuan rumah. Mereka menunjukkan gestur monyet dan menyoraki striker asal Mali tersebut. Bahkan, yang lebih ekstrem, Marega dilempar kursi saat melakukan selebrasi. Untungnya, kursi tersebut tak sampai mengenai Marega.
Baca juga : Anies Ingin Ada Inovasi Setiap Lebaran Betawi
Penyerang 28 tahun itu mencoba melawan dengan mengacungkan jari tengah kepada penonton. Namun, sorakan kepadanya malah lebih kencang. Marega kecewa, dia akhirnya meminta pelatih Sergio Conceicao menggantinya. Keputusan Marega minta diganti sempat diprotes rekan-rekannya. Sebab, dia sangat dibutuhkan tim untuk mempertahankan keunggulan.
Namun, keinginannya sudah bulat, Marega akhirnya digantikan oleh Wilson Manafa tak lama setelah selebrasinya itu. Alih-alih mendapat dukungan dari wasit, Marega malah diganjar kartu kuning atas aksi mogok mainnya itu.
Baca juga : Jelang Lebaran, Pemprov DKI Terima Penitipan Hewan Peliharaan Warga
"Dan saya juga berterima kasih kepada wasit karena tidak membela saya, serta memberi saya kartu kuning lantaran saya mempertahankan warna kulit saya," demikian kata Marega. Aksi Rasialisme di Eropa belakangan ini memang sering terjadi dan banyak dialami oleh para pemain lain.(FrK)