Syukuran & Media Gathering Academy Bhayangkara FC, Sumarji: Filosofi Sepakbola Kami Berbeda dengan Klub Lain

Jumat, 13 Desember 2019, 17:37 WIB
Olahraga

LampuHijau.co.id - Raihan prestasi yang diukir Akademi Sepakbola Bhayangkara U-16, U-18, dan U-20 di Elite Pro Academi Liga 1 di masing-masing kategori usia cukup menggembirakan. Jumat (13/12/2019) kemarin, manajemen Bhayangkara FC pun menggelar syukuran sekaligus Media Gathering di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Untuk diketahui, Akademi Bhayangkara FC U-16 menjadi runner up, sementara U-18 meraih juara pertama. Sedangkan Akademi Bhayangkara FC U-20 menjadi juara 4 di akhir kompetisi. Selain itu, U-20 juga meraih penghargaan sebagai tim Fair Play.

Prestasi-prestasi pembinaan akademi sepakbola inilah yang lantas patut disyukuri dan dirayakan. Sejumlah manajer tim juga pelatih di masing-masing kategori usia, turut hadir di gelaran tersebut seperti Manajer Bhayangkara FC U-16 Rudi Agus, Manajer Bhayangkara FC U-18 Priyo Santoso, dan Manajer Bhayangkara FC U-20 Heru Pujihantoro.

Baca juga : Unai Emery Kaget Mourinho Jadi Pelatih Hotspur

Selain itu, juga hadir Manajer Bhayangkara FC Bapak Sumarji, dan Direktur Akademi Bhayangkara FC Yeyen Tumena.

Dalam sambutannya, Yeyen Tumena menjelaskan, arah akademi yang dipimpinnya adalah pembinaan pemain. Jadi, bukan prestasi seperti pada tim senior atau tim yang berlaga di Liga 1 dan 2.

"Maka pelatih di sebuah tim akademi bagaimana mencetak pemain berkarakter dan mengolah skill, untuk selanjutnya dipromosikan ke tim senior. Sedangkan pelatih di tim senior maupun yang berlaga di Liga 1 dan 2 adalah prestasi. Jadi wajar kalau pelatih di tim senior bisa dipecat. Tapi tidak demikian dengan pelatih di akademi," jelasnya.

Baca juga : Kendall Jenner Putus dengan Pemain NBA Gegara Waktu Bertemu Sedikit

Sementara Manajer Bhayangkara FC Bpk. Sumarji mengaku sangat bersyukur dengan raihan prestasi tim-tim akademi. Ia pun berharap, tahun 2020 tim akademi tetap berprestasi, juga untuk tim U-20.

Pria yang masih berdinas di Kepolisian ini mengatakan, awalnya tak suka sepakbola namun sejak ditunjuk menjadi Wakil CEO Bhayangkara FC, kini jadi gila sepakbola dan ingin memajukan sepakbola. Maka, ia berpesan pada tiap manajer di tim juniornya, untuk tidak 'main mata' dengan wasit.

"Dan saya juga tak mau dipermainkan wasit. Makan saya sering marah pada wasit yang berupaya mempermainkan tim saya," tegasnya.

Baca juga : La Nyalla Mattalitti Dukung Ary Julianto di Bursa Exco 2019-2024

Sumarji juga menegaskan, filosofinya yang ingin memberi sumbangsih kepada bangsa dan Negara Indonesia, lewat sepakbola. Sejalan dengan itu, Bhayangkara FC, baik tim senior maupun juniornya, siap bila para pemainnya dipanggil ke Timnas Indonesia.

"Kami beda dengan klub-klub lain. Bila klub lain kesal pemainnya dipanggil ke timnas, karena akan mengganggu kestabilan tim di level kompetisi, tidak bagi kami, Bhayangkara FC. Kami siap, bahkan bangga bila ada pemain kami yang dipanggil ke timnas," tandasnya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal