LampuHijau.co.id - Pertama kali mengikuti lomba dance World Supremacy Battlegrounds (WSB), tim Hola' Fame menorehkan prestasi tinggi. Mereka juara pertama (1st Winner) dalam MONSTER Category pada lomba yang digelar di Ice Palace Lotte Mall, Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Mei 2025.
Selanjutnya, Hola' Fame akan mewakili Indonesia di Final Dunia WSB di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 9 Juli hingga 13 Juli 2025. Hola’ Fame merupakan tim modern dance yang terbentuk dari Hola’ Ladies dan Hola’ Boys pada tahun 2024. Dengan jumlah anggota 18 orang, tim ini dipimpin oleh Jesicca Janes.
Baca juga : Game Pertama di Indonesia, Windah Bersaudara Gelar Turnamen Konami eFootball
"Pada tanggal 3 Mei, semua anggota berjuang mengikuti lomba pertama kalinya di WSB. Dengan semangat dan kekompakan, kami akhirnya menjadi juara pertama sekaligus terpilih untuk menjadi perwakilan Indonesia di tahap akhir WSB 2025 di Dubai. Ini sebuah kehormatan bagi kita," kata Jessica.
Ditambahkan Jessica, seluruh anggota Hola' Fame optimistis meraih prestasi terbaik di event nanti. Kuncinya dengan berlatih keras dan jaga kekompakan. "Dengan semangat tim yang membara, Hola’ Fame bertekad untuk mengharumkan nama Indonesia di dunia tari internasional," kata dia.
Baca juga : Jika Tak Jadi Wakil, Niko Rinaldo Akan Tetap Totalitas Dukung Ruhimat di Pilkada Subang
Ke-18 anggota tim Hola' Fame adalah Isak Gilbert Sunliyo, Namira Putri Andini, Randy Stevano Molle, Florentina Adelia, Rizky Septiyan Sonja Yohanes, Febyolla Zefanya Sinabutar, Theresia Vanesa Ladus, Jennifer Adriana Henriette Pomantow, Nicole Susanto Suputra, Khaila Angelina, Ray Juna Dwitama, Patricia Birgitta Permataku, Aurelia Yamila Ari, Muhammad Salman Dwiko, Syatya Rezki Wijaya, Muhammad Aulia Al Minangkabaawi, Gilbert Jansen Talahatu dan Jesicca Janesinsia.
World Supremacy Battlegrounds (WSB) merupakan kompetisi street dance internasional terkemuka. Pada acara final itu akan bergabung para penari elit dunia, menjadikannya salah satu kompetisi street dance paling bergengsi secara global dan diakui sejak 2004.