Ary Julianta, Bakal Calon Exco PSSI 2019-2024 Dikenal Kritis dan Berwawasan Luas

Kamis, 3 Oktober 2019, 22:13 WIB
Olahraga

LampuHijau.co.id - Mendekati Kongres Pemilihan PSSI, para bakal calon (balon) anggota Komite Eksekutiv (Exco) PSSI 2019-2024 terus bergerilya untuk mencari dukungan suara (voters). Sebanyak 15 Exco PSSI 2019-2024 baru ditetapkan melalui Kongres Pemilihan yang digelar 2 November mendatang di Jakarta.

Mantan Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengaku dirinya yakin dan percaya kepada para voters, bahwa suara yang diberikannya murni dan memiliki harapan akan majunya dunia sepak bola nasional. Dia juga yakin jika para pemilik suara pada Kongres Pemilihan PSSI nanti akan memilih figur-figur Exco yang berkompeten.

“Saya percaya pilihan para voters nanti,” kata Nugraha Besoes, Kamis (3/10/2019). 

Baca juga : Pasutri Dibantai Kenalan, Suami Kritis dan Istri Tewas Dalam Plastik

Lebih lanjut, Nugraha Besoes mengapresiasi majunya Ary Julianta Trijaka sebagai balon Exco PSSI 2019-2024.

“Saya kenal Ary. Kritis, tetapi memang wawasannya luas,” tutur Nugraha Besoes, belum lama ini di Jakarta.

Perlu diketahui, Ary adalah wartawan olahraga pertama yang mendaftarkan diri sebagai balon anggota Exco. Ary yang juga aktif di kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya berjanji akan berjuang keras untuk membuat kinerja organisasi PSSI lebih baik lagi, khususnya juga bersama-sama berjuang meningkatkan performa Tim Nasional.

Baca juga : Ansu Fati Bakal Jadi Warga Spanyol

Sementara itu, harapan kepada para pemilik suara juga disampaikan oleh Muhammad Zein, mantan pengurus PSSI lainnya. Zein, yang lebih dari 11 tahun mengabdi di PSSI sebagai ketua bidang dan anggota Exco, mengharapkan Kongres Pemilihan mendatang benar-benar menjadi kongres yang bersih dari “money politics”.

“Para pemilik suara tidak menjual hak pilihnya hanya untuk kepentingan Pribadi dan tidak bicara kepentingan sepak bola Indonesia. Saya berharap ada rasa malu, memiliki sepak bola di hati para pemilik suara. Mudah-mudahan rasa malu kepada para pencinta sepak bola kita dan negara lain di Asia Tenggara ini pada khususnya dapat menjadi cambuk untuk memperbaiki diri dalam menjalankan hak pilih mereka. Semoga,” papar Zein.

Zein juga menyampaikan kritiknya untuk para balon ketum dan waketum. “Semoga mereka memang maju dengan niat untuk memajukan sepak bola, bukan untuk menjadikan sepak bola atau PSSI sebagai kendaraan untuk jabatan politis, tapi benar-benar siap untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu sepak bola kita,” jelasnya. (Bit)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal