Bertanding Dini Hari, Cabor Muaythai PON Aceh-Sumut Bahayakan Atlet

Cabor muaythai PON Aceh-Sumut digelar malam hari, bahayakan kesehatan atlet. (Foto: ist)
Senin, 9 September 2024, 13:11 WIB
Olahraga

LampuHijau.co.id - Regulasi pertandingan yang berlaku di cabang olahraga muaythai sangat membahayakan atlet. Atlet bertanding hingga dini hari, sehingga fisiknya mengalami kelelahan.

Hal ini dialami atlet muaythai DKI Jakarta, Gino Rinaldi Fauzi yang bertanding di semifinal kelas Eut 57 kg putra melawan atlet Jawa Barat, Hanok Demonsial Baimo.

Baca juga : Kontingen Jakarta Siap Layani Atlet PON Aceh-Sumut

Kedua atlet ini harus menunggu hingga pukul 01.00 dini hari WIB Senin (9/9/2024). Padahal jadwal pertandingan adalah pada Minggu (8/9) sesuai jadwal.

Terlepas dari siapa yang menang dalam laga tersebut, laga yang dilangsungkan dini hari sudah tidak benar. Apalagi ini pertandingan amatir.

Baca juga : Pras: Atlet Harus Semangat Bertanding dan Hindari Suap demi Juara PON Aceh-Sumut

Seharusnya panitia belajar dari kasus petinju Sumatera Utara Afrizal, yang meninggal dunia setelah bertarung di Studio Indosiar pada 31 Maret 2012. Petinju tersebut kelelahan setelah menunggu cukup lama untuk tampil, sehingga usai pertandingan 12 ronde Afrizal pingsan akibat kelelahan. Kendati sempat dirawat di RS UKI Cawang Jakarta Timur.

Selain itu, panitia juga tidak objektif dalam penilaian terhadap atlet yang sudah bertanding. Hasil pertandingan bisa tertunda cukup lama untuk menentukan pemenangnya, terlepas itu ada kesalahan teknis.

Baca juga : Pedagang Berangsur Tinggalkan Kios dan Lapak, Kontraktor Mulai Proses Pemagaran Pasar Anyar

Demi menyikapi hal ini, PB PON harus bertindak untuk meninjau ulang jadwal pertandingan di cabor muaythai. Karena olahraga bukan hanya soal kalah dan menang, namun harus diperhatikan keselamatan atlet. Karena bertanding di luar waktu normal dapat membahayakan bagi keselamatan atlet. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal