LampuHijau.co.id - Satu tahun menjelang gelaran PON Aceh-Sumatra Utara, KONI DKI Jakarta menggenjot atlet-atlet Ibu Kota untuk lolos kualifikasi PON dengan nilai maksimal. Babak prakualifikasi PON ini adalah satu syarat kontingen daerah, termasuk DKI, untuk mengikuti multi-event empat tahunan yang akan dilangsungkan di Aceh dan Sumatera Utara pada September tahun 2024.
Kontingen DKI berhasrat untuk meloloskan sebanyak-banyaknya nomor pertandingan. Hingga saat ini belum ada perubahan, yakni 1.033 nomor pertandingan dengan 83 disiplin cabang olahraga (cabor).
Baca juga : Dengan Latihan Serius, Squash DKI Optimis Raih Dua Emas di PON Aceh-Sumut
“Tentu kita ingin meloloskan sebanyak mungkin nomor pertandingan di babak kualifikasi yang mulai bergulir di tahun 2023," Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid saat Press Gathering KONI DKI bersama wartawan di Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).
Hidayat mengatakan, dengan meloloskan banyak atlet, tentu akan membuka lebar kesempatan kontingen DKI untuk memperoleh medali emas dan merebut gelar juara umum. Untuk memuluskan langkah KONI DKI dalam meloloskan atletnya secara beriringan dengan nomor pertandingan, Bidang Binpres telah merancang sejumlah agenda di tahun 2023.
Baca juga : Kejurnas Skating, KONI DKI Optimis Juara Umum
“Salah satunya, kita mau tak mau mendatangkan pelatih asing di cabang tertentu agar prestasinya bisa terdongkrak. Kalau cabor tersebut kita anggap sudah kuat, kita tetap memakai pelatih lokal,” kata Hidayat.
Selain mendatangkan pelatih asing, Bidang Iptek dan Binpres di KONI DKI tentu turut dilibatkan. Hal ini dikarenakan Iptek mampu mengukur kemampuan atlet.
Baca juga : Dukung Bangun Jakarta, Heru Apresiasi IKAL yang Diketuai Agum Gumelar
Lebih lanjut, Hidayat menegaskan bahwa akan mengirim sejumlah cabor melakukan latih tanding di luar negeri. “Latih tanding melawan atlet asing saya rasa sangat perlu untuk menambah mental bertanding si atlet itu sendiri, selain juga menambah jam terbang bertanding. Tapi kalau cabor mendapat lawan tanding yang setimpal di dalam negeri, tentu tidak kita kirim ke luar negeri,” demikian Hidayat.
Sementara Wakil Ketua III KONI DKI Jakarta Anas Fatchul menegaskan, untuk PON 2024 mendatang pihaknya sudah menetapkan tagline yaitu 'Jakarta Datang Jakarta Menang'. Hadir juga Wakil Ketua Umum II Gde Sardjana dan Kabid Humas Ahmad Yani. (ULI)