LampuHijau.co.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memanggil Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin, pada saat menerima Pengurus dan Perwakilan The Jakmania. Tujuan pemanggilan itu, agar sesegera mungkin melakukan percepatan pembangunan infrastruktur Jakarta International Stadium (JIS). Hingga permasalahan administrasi dan lainnya.
"Ini penting, agar tim kebanggaan warga Jakarta yaitu Persija Jakarta bisa menjadikan JIS sebagai Home Base, Kandang di Rumah Sendiri," kata Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi, di Jakarta, Minggu (2/4/2023).
Baca juga : Panggil Pejabat Terkait ke Lapangan, Pras Minta Galian di Batu Ceper Segera Dituntaskan
Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, sudah hampir setahun JIS di launching, tepatnya Juli 2022 lalu. Harusnya Persija Jakarta dan The Jakmania sudah bisa memakainya. "Selama ini Persija malah memakai Stadion Patriot Candrabhaga yang belokasi di Bekasi, Jawa Barat. Padahal itu bukan kandang atau rumah Persija dan Jakmania. Harusnya JIS yang digunakan," papar Pras.
Ditegaskan Pras, dirinya akan turun tangan langsung menyiapkan home base JIS untuk tim kebanggaan bersama, yaitu Persija Jakarta. "Dalam waktu dekat saya bersama sahabat saya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono akan meninjau kesiapan kandang Persija JIS ini. Artinya, infrastruktur harus cepat diselesaikan oleh Jakpro dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta," tegas Pras yang juga Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta ini.
Baca juga : Diskominfo Depok Minta Pers Bisa Jadi Agen Perubahan
Atlet balap mobil ini meminta PT Jakpro berkoordinasi dengan Persija Jakarta dan suporter yang selalu menemaninya, The Jakmania. "Ajak mereka ke JIS untuk melihat, mengecek semuanya sedetail mungkin untuk mengembangkan kelengkapan di JIS. Seperti ramp timur, pembangunan jalan dari sisi danau, dan lainnya. Pokoknya dicek bersama kebutuhannya apa dan sama-sama bangun fasilitas yang dibutuhkan tersebut, demi keamanan dan kenyamanan bersama," imbau Pras.
Masih kata Pras, jadikan JIS sebagai stadion yang bukan hanya bagus, mewah dengan fasilitas yang memadai saja. Tapi JIS juga harus memenuhi standar internasional, standar PSSI, FIFA. Karena stadion dibangun dari awal untuk olahraga bukan fasilitas lainnya.
Baca juga : Jelang HPN Medan, Bamsoet: Pers Nasional Harus Jadi Piranti Demokrasi
"Selain itu, JIS harus bersahabat dengan penontonnya, jangan menyulitkan penonton. Bangun akses-akses yang bagus, lahan parkir yang baik dan fasilitas penunjang lainnya, berikan kenyamanan dan keamanan ketika suporter kita yang sangat solid atau penonton menonton pertandingan," imbuhnya.
Doakan semoga musim depan JIS yang sebelumnya bernama Stadion Bersih Manusia Wibawa (BMW), sudah bisa didaftarkan menjadi sebagai home base tim kebanggaan, Persija Jakarta. (ULI)