Maju Bursa Ketum PSSI, LaNyalla Siap Hancurkan Mafia Sepakbola

Sabtu, 14 Januari 2023, 11:23 WIB
Olahraga

LampuHijau.co.id - AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meramaikan bursa kursi Ketua Umum PSSI. Ada tiga hal yang disampaikan LaNyalla perihal tekadnya mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum PSSI.

Selain ingin mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia, LaNyalla juga bertekad untuk memberantas mafia bola yang menurutnya saat ini marak berkeliaran.

"Saat saya menjabat Ketua Umum PSSI, mafia bola tak berani unjuk gigi. Saya sikat habis. Saya yakin para voters mau bergandengan tangan dengan saya untuk menghancurkan mafia bola, terutama di lingkaran internal PSSI," tegas LaNyalla usai mendaftar, Jumat (13/1/2023).

Baca juga : Dilepas Ketum KONI DKI, Dayung Jakarta Targetkan 4 Medali Emas di Kejurnas

Di sisi lain, tekadnya untuk mengembalikan kejayaan sepakbola Indonesia. Dikatakan LaNyalla, saat ia menjabat Ketua Umum PSSI, Timnas Indonesia berkibar di kancah internasional.

"Saat saya pegang PSSI, kita juara Piala AFF. Kantor juga mewah. Pembinaan wasit dan pemain berjalan baik. Dan sekarang akan saya bangkitkan kembali. Kembalikan lagi pengelolaan sepakbola oleh profesional," tegas LaNyalla.

LaNyalla mengenang ke belakang soal kiprahnya di PSSI. "Saya masih ingat perjuangan PSSI pada tahun 2012-2015 yang dimulai dari adanya organisasi PSSI asli tapi anggotanya palsu. Kemudian saya membuat KPSI yang organisasinya palsu, tapi anggotanya asli. Setelah pertemuan beberapa kali, keduanya tetap berjalan," tutur LaNyalla.

Baca juga : Wabup Cirebon Datangi Langsung Warga Miskin untuk Berikan Bantuan Sembako

Tak lama, akhirnya digelar-lah Kongres Luar Biasa (KLB). Saat itu Johar Arifin menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, sementara LaNyalla sebagai wakilnya yang membidangi Badan Tim Nasional. Di KLB itu juga IPL dan ISL digabungkan. LaNyalla terpilih sebagai Ketua Umum PSSI dengan memperoleh 94 suara dari 107 voters. Sisanya sebanyak 13 suara terbagi ke kandidat lainnya. Namun petaka kemudian terjadi. Menpora kala itu, Imam Nahrawi membekukan PSSI.

"Kami terus berjuang. Menang di PTUN dan tingkat banding hingga kasasi. Tapi kemudian ada kejadian luar biasa, saya dikriminalisasi. Saya dituduh kasus korupsi dana hibah Kadin Jatim, meski akhirnya tak terbukti dan saya bebas murni. Saya kemudian jadi Ketua DPD RI," katanya.

Dari situlah LaNyalla merasa masih memiliki utang kepada para voters yang memberikannya amanah dengan memilihnya sebagai Ketua Umum PSSI.

Baca juga : Dilantik Jadi Ketum POBSI DKI, Usdin Nainggolan Siap Rebut Juara Umum Lagi

"Sekarang saya terpanggil. Sudah saatnya saya membayar utang kepada para voters sebagai pemberi amanah saat itu. Yang pasti, tugas saya belum selesai dan pada saatnya kita benahi semua," tutur LaNyalla.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal