Chef Yanto ; Spesialias Ukir Buah (Jago Gambar Wajah di Semangka)

Kamis, 28 Januari 2021, 13:10 WIB
Misteri

LampuHijau.co.id - Namanya Yanto. Tapi kini dia biasa di panggil Chef Yanto. Ya, dia memang ahli. Dia spesialis. Jago mengukir buah pesanan konsumen. Biasanya buah-buah ini menjadi pajangan di meja makan atau jamuan-jamuan di hotel. Indah. Yanto penuh ketelatenan dan kesabaran saat mengukir buah. Bentuk apa saja bisa diukirnya di atas buah. Belakangan dia lebih sering mengukir wajah publik figur di negeri. Mulai dari tokoh pemerintahan hingga artis.

Contohnya saat ia mendapat pesanan untuk melukis wajah istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla. Pesanan itu merupakan hadiah ulang tahun Mufidah.  Chef Yanto juga mengaku pernah mendapat pesanan untuk melukis mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan komedian Sule.

Baca juga : Bantuan 1 Miliar Rupiah untuk Korban Gempa Sulbar dari Kemensos


"Saya pernah mendapat pesanan melukis wajah Ahok oleh seorang kenalannya untuk dikasih ke Ahok, pernah juga seseorang meminta saya melukis Pak Jokowi. Komedian Sule juga pernah memesan langsung,” kata Yanto, dikutip dari suara.com. 


Dunia seni ukir buah digeluti Chef Yanto sejak lima tahun silam. Lebih kerennya dunia itu disebut fruit carving. Yanto tertarik hal itu karena melihat ukiran buah karya rekan-rekannya di restoran tempat ia bekerja. "Saya melihat ukiran buah itu indah sekali sehingga saya ingin belajar. Kemudian saya cari-cari teman yang bisa belajar carving. Saya terus pelajari hingga bisa. Sampai sekarang masih belajar terus," jelasnya.

Baca juga : Serang Polisi, Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditembak


Proses belajar mengukir buah dilakukannya secara bertahap. Tahap awal dia melukis motif bunga. Ini ukiran standar. Untuk pemula. Setelahnya dia baru mulai belajar melukis wajah orang yang tingkat kerumitannya lebih tinggi. "Bikin wajah itu kita harus lihat fotonya terus. Susah. Harus sesuai. Kalau ukiran bunga dan lainnya itu tidak terlalu susah, masih standar kesulitannya," kata Yanto.


Sebelum mengukir buah, biasanya ia lebih dahulu melukisnya di komputer. Kemudian dicetak dan ditempelkan pada buah yang dijadikan media ukiran. Selanjutnya mulai mengukirnya dengan alat khusus fruit carving. "Untuk selesainya ukiran tergantung kesulitannya. Kalau standar seperti motif bunga satu setengah jam. Kalau yang sulit motifnya bisa tiga jam untuk satu buah," ungkapnya.

Baca juga : Pemkot Depok Realisasikan Pembangunan Pasar Rakyat di Sawangan


Yanto mengatakan semua jenis buah bisa menjadi media lukisan. Namun ia lebih sering menggunakan buah semangkabab menurut Yanto, banyak warna di buah semangka; daging berwarna merah putih dan bagian kulit berwarna hijau. "Kita harus memilih semangka yang bagus, nggak lecet, fresh dan keras. Karena kadang ada semangka yang dipencet berair. Jadi, benar-benar harus fresh. Untuk semangka ini bisa dipajang tiga hari, awet dan bisa tetap dimakan," katanya.


Yanto menambahkan, ia biasanya menerima pesanan ukiran buah untuk hiasan pernikahan. Atau pesta ulang tahun. Dia mematok banderol di kisaran Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per satu ukiran buah. "Harganya tergantung tingkat kesulitannya dan motif yang diminta," katanya.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal