Cowok Pemberani Dari Lombok, Nikahi 2 Cewek Sekaligus (2  Cewek Itu Masih Saudara Sepupu)

Selasa, 23 Juni 2020, 19:06 WIB
Misteri

LampuHijau.co.id - Dua wanita sekaligus dinikahi. Dengan bermodal uang mahar 4 juta. Rp 2 juta untuk Mustiawati dan Rp 2 juta lagi untuk Hairani. Kedua wanita ini sepupuan. Pria beruntung itu Saepul Bahri. Ya, Saepul Bahri yang tinggal di Dusun Bakong Dasan, Desa Lembar Kecamatan Lembar pantas berbangga. Dua wanita yang dinikahi sepakat tinggal satu rumah. Aksi Saepul memang jadi perbincangan di media sosial. Menyusul foto dan video pernikahannya dengan dua istrinya beredar luas. 


Banyak yang kagum dengan pria 28 tahun ini karena bisa mempersunting dua perempuan sekaligus, tanpa masalah serius. Di tengah oandemi corona pula. “Dua-duanya ikhlas. Silakan tanya mereka langsung,” ucapnya dikutip dari Lombok Post.
Saepul menikahi Mustiawati dan Hariani setelah pacaran tiga bulan. Pacarannya pun tidak secara langsung tapi lewat sambungan telepon. “Nggak midang (ngapel, Red). Hanya lewat telepon saja pacarannya,” bebernya.

Baca juga : Cowok Pengantin Baru di Lombok Tertipu, Istrinya Ternyata Cowok Juga 


Saepul sendiri baru pulang dari Malaysia enam bulan lalu. Dia Sembilan tahun bekerja di negeri jiran itu. Dari hasil kerjanya dia berhasil membangun rumah dan biaya nikah. “Saya tidak pernah ada rencana menikah dengan dua orang. Tapi saya suka dua-duanya. Ya terjadi begitu saja,” ucapnya polos.
Awalnya Saepul memacari Mustiawati, sepupu Hariani. Namun ternyata dalam perjalanannya ia juga menaruh rasa pada Hariani. “Keduanya pendiam dan pemalu,” cetus Saepul.


Saepul tidak peduli meski kedua istrinya ada hubungan keluarga, karena dirinya memang suka. Kebetulan, rumah Mustiawati dan Hariani bersebelahan. Mereka juga akrab. Dia tak tahu alasan kedua istrinya mau menikah dengannya. Yang ia tahu, mereka berdua mengaku ikhlas dimadu. Bermodal maskawin masing-masing Rp 2 juta dan uang pisuka masing-masing Rp 3,5 juta, akad nikah telah disaksikan warga setempat. 
“Kalau alasan kenapa istri saya dua-duanya mau menikah dengan saya, tanya langsung ke orangnya ya. Kalau saya menikahi mereka dengan niat Bismillah saja,” ujar Saepul.

Baca juga : Kekejaman Kapal China ke ABK WNI, Kerja Berdiri Selama 30 Jam Tanpa Duduk


Mustiawati sendiri mengaku tak menaruh cemburu pada Hariani karena ia sudah tahu betul karakter sepupunya itu. Apalagi Hariani telah lama hidup tanpa kasih sayang seorang ayah. Ayahnya meninggal sejak Hariani masih kecil. Mereka berdua main bersama hingga menikah dengan lelaki yang sama tepat di usia ke-23. 


Kasi Pelayanan Desa Lembar, Lombok Barat, Ahmad Jumandito, mengatakan ersepsi pernikahan diketahui digelar pada Sabtu (20/6). Namun akad nikahnya berlangsung sepekan lalu. Akad nikah dilakukan beda hari. Yang pertama dengan Mustiawati (23) dan hari kedua dengan Hairani (25). Mahar pernikahannya juga tak tinggi. Jumandito mengatakan Syaiful sehari-hari bekerja sebagai petani. "Serabutan sih, petani dia," tuturnya.(LHTJ)

Baca juga : Bantu Warga yang Kesusahan Gegara Pandemi Covid-19, Keranda Mayat Jadi Kotak Amal 


 

 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal